Jumlah Kematian di Prancis karena Corona, Mengapa Begitu Banyak?

Minggu, 12 April 2020 – 13:54 WIB
Petugas medis beristirahat di sela pemindahan pasien yang terinfeksi virus corona (COVID-19) dari Strasbourg di Prancis, Senin (30/3/2020), menuju Jerman dan Swiss. Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Christian Hartmann/foc/djo

jpnn.com, PARIS - Jumlah kematian akibat pandemi virus corona COVID-19 di Prancis hingga Sabtu 11 April 2020 sudah mencapai hampir 14.000.

Namun jumlah pasien di unit perawatan intensif (ICU) turun untuk hari ketiga penerapan karantina nasional.

BACA JUGA: 7 Fakta Kelompok Terorganisasi Ingin Indonesia Rusuh, Sangat Berbahaya!

Penurunan jumlah pasien di ICU itu meningkatkan harapan bahwa karantina wilayah nasional dapat mengurangi penyebaran penyakit tersebut.

Jumlah pasien di ICU turun hampir 2 persen menjadi 6.883 dari 7.004 satu hari sebelumnya.

BACA JUGA: Update Corona 11 April 2020, AS Mencekam, Jumlah Kematian Terbanyak di Dunia

Sementara jumlah orang di rumah sakit hampir stabil yakni 31.320, naik hanya 53 atau 0,2 persen, menurut data kementerian.

Angka kematian bertambah 635 atau 5 persen menjadi 13.832, dengan 8.943 meninggal di rumah sakit dan 4.889 di panti jompo.

BACA JUGA: Update Corona 11 April 2020 di Maluku Bikin Sedih, 2 Calon Perwira Polri

Pada Jumat (10/4), angka kematian naik 987 saat jumlah orang yang meninggal di panti jompo melonjak.

"Kita menghadapi epidemi yang luar biasa dan mematikan, yang mencapai level baru dan belum pernah terjadi sebelumnya," kata Menteri Kesehatan Jerome Salomon.

Ia mengatakan orang-orang dengan kasus corona terus berdatangan ke rumah sakit dan warga Prancis diminta untuk tetap waspada.

Kementerian melaporkan bahwa jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi di Prancis bertambah 3.114 menjadi 93.790 atau naik 3,4 persen, yang lebih rendah dari 5 persen selama empat hari sebelumnya.

Jumlah kasus di panti jompo juga bertambah 1.671 atau 5 persen menjadi 35.864.

Untuk pertama kali, kementerian memberikan data tersebut dengan mengatakan bahwa 11.175 kasus terkonfimasi di panti jompo sudah disertakan dalam data nasional. Pihaknya menambahkan bahwa terdapat 24.689 kasus dugaan lainnya. (Reuters/Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler