Jumlah Penerima Subsidi Kuota Internet dari Kemendikbud Bertambah 3 Juta Orang

Kamis, 08 April 2021 – 15:41 WIB
Siswa juga mendapatkan subsidi kuota internet selama menjalani Pendidikan Jarak Jauh alias PJJ. Ilustrasi Foto: JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan tambahan tiga juta penerima subsidi kuota baru pada April 2021.

Pasalnya, pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetap diberlakukan meski pemerintah saat ini mulai menggencarkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Waspada Siklon Tropis Seroja,Yayasan Keluarga Soeharto Harus Angkat Kaki, Tagih Janji Mahfud

Menurut Plt Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud Muhammad Hasan Chabibie, kementerian sudah menyalurkan bantuan kuota internet kepada 27 juta penerima pada Maret 2021.

"Hasil pendataan ulang Kemendikbud, ada penambahan sebanyak tiga juta penerima kuota baru, yang mana akan mendapatkan bantuan kuota pada April 2021," terang Chabibie di Jakarta, Rabu (7/4).

BACA JUGA: Ini 10 Cara Mendapatkan Provider Internet yang Stabil dan Murah

Chabibie mengatakan kini total sekitar 30 juta bantuan kuota internet yang akan disalurkan April 2021.

Penambahan kuota tersebut dari pencocokan data dengan nomor-nomor ponsel yang aktif di operator seluler.

BACA JUGA: Upaya Facebook dan Google Tingkatkan Kapasitas Internet di Indonesia

Selain itu juga hasil evaluasi dari penggunaan kuota internet bantuan sebelumnya yang penggunaannya di bawah 1 GB  dan tidak lagi mendapatkan bantuan kuota.

Kemendikbud memastikan tetap memberikan bantuan kuota internet meski sejumlah daerah telah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

Bantuan kuota tersebut diharapkan digunakan untuk menjembatani PJJ dengan PTM.

Bantuan untuk pembelajaran siswa pada masa pandemi juga ditopang pihak swasta. Salah satunya melalui program #bodrexMerahPutihBerbagi.

General Manager Brand Communication & Content PT Tempo Scan Pacific Tbk Audrey Y Gandadjaja mengatakan lewat program tersebut pihaknya memberikan bantuan gawai dan bantuan kuota internet.

"Smartphone yang kami donasikan tersebut akan menjadi inventaris sekolah untuk dipinjamkan kepada siswa yang memiliki keterbatasan fasilitas dalam proses PJJ selama dibutuhkan," terang Audrey.

Dia menjelaskan, sekolah yang terpilih mendapatkan bantuan paket smartphone dan kuota internet adalah yang memberlakukan sistem PJJ dan siswanya belum memiliki fasilitas belajar online.

"Kami mengutamakan para siswa yang duduk di kelas 3 SD hingga 6 SD sehingga bisa dimanfaatkan selama proses PJJ," pungkas Audrey. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler