Jupe Cs Suguhkan Hal Berbeda lewat Gila Jiwa

Rabu, 09 Maret 2016 – 21:21 WIB
Para pemain, sutradara Gila Jiwa dalam jumpa pers di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (9/3). Foto: Adrian Gilang/JPNN.Com

jpnn.com - SATU lagi sebuah film anyar produksi anak negeri akan menyemarakkan bioskop. Judulnya adalah Gila Jiwa yang akan ditayangkan secara serentak pada 7 April yang akan datang.

Film itu disutradarai oleh sejumlah nama beken. Ada Julia Perez, Aming Sugandhi, Ade Paloh, Afgan Syahreza dan Ria Irawan.

BACA JUGA: Lukman Sardi Jadi Produser Eksekutif Acara Keren Ini

Aming menjanjikan Gila Jiwa akan menyuguhkan hal berbeda dibandingkan film lainnya. Sebab, ada lima gender dalam filim itu.

"‎Ini film untuk di Indonesia format terbilang baru. Ini satu film lima genre, kami jadikan sub-plot," kata Aming dalam konferensi pers film Gila Jiwa di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (9/3).

BACA JUGA: Mother Monster Segera Menikah

‎Aming menjelaskan, lima sutradara bertanggung jawab atas sub-plot mereka masing-masing. Mulai dari drama, komedi, action, horor dan musikal. "‎Semua kesimpulan dijahit oleh Ria Irawan," ucap pemain film Doa Yang Mengancam itu.

Dengan lima genre yang dijadikan dalam satu film, kata Aming, maka  mengungkapkan, konsentrasi sangat diperlukan pada saat menonton Gila Jiwa. ‎"Film ini tidak biasa," ujarnya.

BACA JUGA: Asri Welas Gak Suka Barang Luar Negeri, Katanya…

Sedangkan Ria mengatakan, ‎Gila Jiwa merupakan film remaja yang unik dan berbeda dari yang lain. "Kami berharap lewat film ini bisa memberi warna yang berbeda terhadap perkembangan film dalam negeri," ungkapnya.

Film Gila Jiwa dibintangi oleh Hery Purnomo, Jovial Da Lopez, Joshua Suherman, Shadira Marini, Bagas Aldy, Feby Syah, Tya Arifin, Aime Saras dan Dea Anissa. ‎Film itu mengangkat kisah empat remaja yang terobsesi menjadi pembuat film dengan alur dan cerita yang anti-mainstream dibanding dengan film Indonesia kebanyakan.

Empat orang remaja terdiri dari Omo yang terobsesi menjadi aktor sekaligus produser, Alex yang ingin menjadi seorang pembuat film andal dengan gaya bertutur cerita anti mainstream, Ruben yang memiliki obsesi bahwa film harus memuat kebebasan berekspresi dan primadona, serta Dea yang terobsesi ingin menulis cerita yang selalu diawali dan diakhiri dengan cinta.(gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lihat Nih! Foto Gerhana Matahari Hasil Jepretan Chicco Jerikho


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler