Juventus Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

Minggu, 28 Maret 2021 – 15:05 WIB
Founder Prima Institute sekaligus Eks Ketua Presidium PP PMKRI. Foto: Dokpri

jpnn.com, JAKARTA - Founder Prima Institut, Juventus Prima Yoris Kago mengecam aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3).

Menurut Juventus, kejadian (bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, red)  ini sangat keji saat bangsa kita sedang dalam proses penanganan pandemi covid-19.

BACA JUGA: Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar, Kapolri: Kami Sedang Dalami Pelakunya

“Entah apa pun motifnya, tindakan terorisme adalah kejahatan yang tidak boleh diteloreransi oleh negara, dan kami mengutuk keras hal ini," ungkap Juventus.

Ketua PP PMKRI 2018-2020 ini mengatakan ketenteraman dan solidaritas kita tampaknya didikte oleh orang-orang yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan mereka.

BACA JUGA: BPIP Apresiasi Cara Ganjar Mengenalkan Pancasila pada Masyakarat

Juventus menegaskan kejadian terorisme sering menghantui umat Kristiani jelang hari besar keagamaan.

Dia menyebut insiden hari ini terjadi saat umat Katolik di lokasi sedang merayakan misa Minggu Palma.

BACA JUGA: Jusuf Kalla Mengutuk Aksi Teror Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

Selain itu, Pria asal Maumere, Flores ini meminta umat Kristiani khusus umat Katolik untuk bersabar dan tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang sengaja menciptakan ketakutan dan tindakan provokatif terhadap sesama warga bangsa.

"Sebagai warga negara yang baik, kita menyerahkan hal ini kepada pihak terkait dan kepada negara kami meminta untuk mengusut tuntas kejadian ini, dan segera membongkar jaringan teroris di Indonesia demi ketenteraman warga negara," kata Juventus.

Sementara itu, Romo Alfius, Komkep Makassar menyampaikan sejauh ini belum ada korban jiwa, kecuali pelaku.

"Mgr (mon seigneur, red) dan para Romo serta teman-teman pada umumnya aman. Tidak ada korban jiwa kecuali pelaku bom bunuh diri. Beberapa umat mengalami luka ringan terkena pecahan kaca,” ujar Romo Alfinus.

Romo Alfinus bersyukur tidak ada korban jiwa dari umat dan masyarakat.

“Semoga hati kita tetap damai. Doaku untuk umat Katolik di katedral Makassar. Stay safe," ujar Romo Alfinus.(fri/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler