Juventus Pastikan Gelar Serie A Sembilan Kali Beruntun

Senin, 27 Juli 2020 – 07:28 WIB
Juventus merayakan kemenangan di ruang ganti. Foto: juventuscom

jpnn.com, TURIN - Juventus memastikan gelar Serie A untuk kesembilan kali secara beruntun, setelah mereka menang 2-0 atas Sampdoria pada rangkaian pertandingan putaran ke-36, Senin (27/7) dini hari WIB.

Bianconerri sekaligus meraih gelar juara Serie A untuk ke-36 kalinya. Jumlah koleksi gelar juara liga terbanyak di Italia.

BACA JUGA: Juventus Vs Sampdoria, Kalah Bisa Berakibat Fatal Bagi si Nyonya Tua

Tambahan tiga poin dari laga tersebut membuat Juve kini mengoleksi 83 poin, jumlah yang mustahil dikejar tiga tim pesaing terdekatnya, Inter Milan (76), Atalanta (75), dan Lazio (75) dalam dua pekan tersisa.

Juve begitu dominan di Serie A dalam satu dasawarsa terakhir.

BACA JUGA: Bursa Transfer: Pochettino ke Juventus, Gelandang MU ke City

BACA JUGA: Bursa Transfer: Lacazette ke Juventus, Eks Pelatih PSG ke Barcelona

Terakhir kali tim selain Juve yang mampu menjadi jawara liga domestik adalah AC Milan pada musim 2010/2011.

Pada laga dini hari tadi, Juventus menghantam tamunya Sampdoria 2-0 di Allianz Arena, Turin.

Menghadapi Sampdoria yang tampil ngotot, Juve baru mampu membuka keunggulan pada menit ke-45 melalui gol Cristiano Ronaldo. Federico Bernadeschi kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-67.

Ronaldo berpeluang menambah koleksi golnya saat ia menjadi algojo penalti pada menit ke-89, namun sepakannya membentur mistar gawang Sampdoria.

Juventus menggebrak sejak awal. Lorenzo Tonelli dan Julian Chabiot bergantian mengadang pergerakan Ronaldo, sebelum sang bintang kemudian menanduk umpan silang Blaise Matuidi yang masih mampu ditahan kiper Emil Audero.

Danilo melakukan duel udara dengan Gaston Ramirez dan membuat kepala bek Juventus itu terbentur. Ia kemudian mengalami pusing dan harus digantikan Federico Bernardeschi. Keluarnya Danilo membuat Cuadrado ditarik mengisi posisi bek kanan.

Juve kemudian harus kehilangan Paulo Dybala yang mengalami masalah otot. Ia kemudian digantikan pemain Argentina lainnya Gonzalo Higuain.

Ronaldo kembali menebar ancaman, kali ini melalui sepakan yang melambung di atas mistar. Bernardeschi mendapatkan peluang berikutnya, namun Audero masih mampu menahan tendangannya.

Menjelang turun minum Juventus mendapatkan tendangan bebas di tepi kotak penalti. Miralem Pjanic dengan cerdik mengirimkan bola kepada Ronaldo, yang menyambarnya dengan sepakan akurat untuk membobol gawang tim tamu sekaligus membuka keunggulan.

Pada babak kedua, Sampdoria mulai tampil lebih aktif menyerang. Tendangan bebas Gaston Ramirez disambut sundulan Maya Yoshida untuk memaksa Szczesny melakukan penyelamatan. Dari tendangan sudut yang dihasilkan, sundulan Lorenzo Tonelli melebar dari gawang Juve.

Saat Sampdoria mulai kelelahan, Juve kembali mengambil kendali permainan. Juve bahkan mampu menggandakan keunggulan lewat gol Bernardeschi.

Diawali kesalahan Tonelli yang lengah sehingga bola dapat dicuri Matuidi untuk melancarkan serangan balik, Audero mampu menepis tembakan Ronaldo, namun bola kemudian mengarah ke jalur pergerakan Bernardeschi yang dengan cepat disambarnya untuk masuk ke gawang Sampdoria. Itu sekaligus merupakan gol perdana Bernadeschi di Liga Italia setelah puasa gol hampir dua tahun.

Penderitaan Sampdoria bertambah saat Morten Thorsby diganjar kartu kuning kedua saat ia melakukan pelanggaran keras terhadap Pjanic.

Wasit kemudian memberi hadiah penalti kepada Juve akibat Fabio Depaoli menjegal Alex Sandro di kotak penalti. Namun eksekusi Ronaldo membentur mistar gawang.

Satu peluang bagus terakhir didapatkan Juve menjelang laga usai. Namun Yoshida mampu menyapu bola sepakan Leonardo Bonucci sebelum melewati garis gawang. Meski demikian, kemenangan tersebut sudah cukup bagi tuan rumah untuk mengamankan gelar juara Liga Italia musim 2019/2020 dengan menyisakan dua pertandingan. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler