Kabar Baik dari Gubernur Sumbar soal COVID-19

Selasa, 12 Mei 2020 – 21:12 WIB
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. ANTARA/Ikhwan Wahyudi

jpnn.com, PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan kabar baik soal penyebaran Covid-19 di wilayahnya yang mulai bisa diputus.

Dia juga optimistis dalam beberapa waktu ke depan jumlah pasien positif akan terus menurun.

BACA JUGA: Update Corona 11 Mei 2020: Alhamdulillah, Ada Kabar Gembira dari Sumbar

Hingga Senin (11/5) kemarin, kara Irwan, jumlah pasien positif di Sumbar sebanyak 299 orang.

Dari jumlah itu, 72 persen adalah ODP dan OTG, sehingga sisanya merupakan PDP.

BACA JUGA: Ada Kesalahan Administrasi Pendataan Corona di Sumbar

"Kemudian dari 299 yang positif itu semenjak dengan tanggal 22 April mulai pertamanya PSBB di Sumatera Barat yang pertama, tidak ada lagi yang impor, atau datang dari luar Sumatera Barat," sebut Irwan usai rapat evaluasi PSBB dengan Presiden, Selasa (12/5).

Kasus yang dibawa pendatang dari luar Sumbar ini sebelumnya cukup tinggi.

BACA JUGA: Jokowi Beri Sinyal Kondisi Corona Pascalebaran

Namun setelah adanya PSBB disusul larangan mudik, hal itu cukup efektif menekan penyebaran virus tersebut.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga melakukan pengetesan Covid-19 dalam jumlah yang masif melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang. Di mana tercatat semenjak 23 Maret sampai saat ini, 9000 spesimen yang diperiksa di lab.

"Satu hari itu bisa sampai lebih 758 spesimen dan rata-rata bisa 300 spesimen," kata Irwan.

Selain itu, untuk memutus rantai penyebaran dari pasien positif, juga dilakukan tracking secara cepat. Ketika ada satu yang positif langsung diikuti minimal 50 spesimen swab. Bahkan ada yang sampai 500 spesimen.

"Sehingga bisa terkendali mereka-mereka yang terpapar dari yang positif tersebut dan dari situ kita bertindak cepat untuk melakukan pengendalian dan pemutusan transmisi. Kemudian isiolasi," jelasnya.

Dengan pendekatan yang dilakukan, serta kuatnya dukungan bupati dan wali kota di Sumbar, kata Irwan, dia optimistis kasus Covid-19 wilayahnya bisa segera mereda. Apalagi dari 19 kabupaten dan kota, ada 3 daerah hijau, antara lain Sawahlunto Sijunjung dan Kota Solok.

Kemudian yang sudah mulai menurun yaitu Pesisir Selatan, Dharmasraya, Pasaman Barat, Pasaman Timur dan Kota Pariaman. Beberapa klaster bahkan sudha berhasil diputus seperti di Kota Padang.

"Nah, Kota Padang ini dari di sekitar 15-16 klaster, delapan sudah terputus. Sisanya itu mungkin masih bentuknya beberapa rumah yang berkembang sedikit keluar dan kemudian yang menjadi episentrum ada dua titik setidaknya Pasar Raya dan Pegambiran," pungkas Irwan.

Sementara dari laporan situasi terkini corona di Sumbar per Selasa (12/5), tercatat ada 319 kasus positif, 70 sembuh dan 18 meninggal. (fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler