jpnn.com - Sanksi Komisi Disiplin PSSI ternyata mudah digugurkan. Salah satunya adalah terkait sanksi laga tanpa penonton saat Bali United menjamu Persebaya Surabaya di laga perdana Liga 1 2019, di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Kamis (16/5) mendatang.
Tentu saja, ketegasan dan sanksi berat yang ingjn diberikan kepada klub maupun suporter, tak bisa terlaksana dengan maksimal.
BACA JUGA: Bali United Siapkan Empat Pemain Jadi Kapten Tim Saat Hadapi Liga I
Sebelumnya komdis PSSI memang memberikan hukuman larangan bermain tanpa penonton di dua laga kandang Bali United musim 2019. Itu menyusul aksi tak terpuji suporter di laga Liga 1 2018 lalu.
BACA JUGA: Bali United vs Persebaya: Mengintip Peluang Pengganti Manuchekhr Dzhalilov
BACA JUGA: Manajer Borneo FC: Musim Ini Wajib Beli Tiket
Karena sudah berulangkali, maka sanksi denda Rp 200 juta plus larangan tanpa penonton di dua laga kandang. Namun, manajemen yang melakukan banding diterima oleh PSSI, sehingga laga bisa disaksikan oleh penonton.
"Ya, banding kami diterima pihak PSSI. Hukuman berupa denda dan pertandingan tanpa penonton yang awalnya dijatuhkan kepada kami diringankan dengan diperbolehkannnya penonton menyaksikan laga nanti. Namun hukuman denda berupa uang tetap berlaku untuk kami," kata CEO Bali United Yabes Tanuri.
BACA JUGA: Persebaya Ogah Jadikan Subsidi PT LIB Sebagai Acuan
Dengan begitu, baik penonton Bali United, Semeton Dewata, dan juga suporter Persebaya, Bonek, memiliki kesempatan menyaksikan langsung timnya saat bertanding. (dkk/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kontestan Liga 1 2019 Terancam Tidak Dapat Bagi Hasil Rating Televisi
Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad