Kader Golkar Anggap Priyo Lebih Layak Ketimbang Ical

Sabtu, 19 April 2014 – 19:19 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Politikus senior Partai Golkar, Zainal Bintang menyatakan harus ada evaluasi kepemimpinan di dalam tubuh partai pimpinan Aburizal Bakrie alias Ical itu. Hal itu terkait dengan perolehan suara Golkar di pemilu legislatif (pileg) lalu yang tidak jauh berbeda dengan 2009 lalu.

Zainal mengatakan, partainya saat rapat pimpinan nasional (rapimnas) tahun lalu menargetkan perolehan suara pileg 2014 antara 20-35 persen. Namun, ternyata perolehan Golkar di pileg tahun ini tak beda jauh dengan Pemilu 2009 di angka 14,5 persen.

BACA JUGA: SDA Sebar SMS, Ini Tanggapan Romahurmuziy

“Rapimnas Golkar tahun lalu, diperkuat kata ARB (Aburizal Bakrie) 35 persen dan minimun 20 tapi ternyata meleset. Dan itu ada konsekuensi dong," kata Zainal kepada wartawan di sela-sela sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (19/4).

Zainal menambahkan, Aburizal tetap memaksakan diri menjadi calon presiden maka peluang untuk menang sangat kecil. ‎"Dengan bahasa lain kalah. Kalau kalah berarti peluang Golkar untuk jadi wapres nol, itu terulang di 2009," ucapnya.

BACA JUGA: Malam Ini, Kyai Khos Kumpul Bahas Pilpres

Lebih lanjut Zainal menyebut ada dua nama di internal Golkar yang bisa menjadi solusi atas mandeknya elektabilitas Golkar‎ di tangan Abirizal. Kedua nama itu adalah Priyo Budi Santoso dan Agung Laksono.

"Ada Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono, ada Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso. Kalau Priyo itu trennya anak muda, tentunya Golkar akan siap menerima (Priyo). Priyo juga disurvei cukup bagus," tandas Zainal. (gil/jpnn)

BACA JUGA: Bertemu di Bali, Mahfud-Ical Belum Sepakat Berpasangan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pendamping Jokowi Disarankan Figur Non-Partai


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler