Kader PKB Pemenang Pilkada Langsung Tancap Gas demi JOIN

Rabu, 04 Juli 2018 – 18:58 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bersama para kadernya yang memenangi pemilihan bupati/wali kota di Jawa Timur. Foto: DPP PKB for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Hasil Pilkada Serentak 2018 di kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim) menambah rasa percaya diri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ada tujuh kader partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu yang merajai pemilihan bupati/wali kota di Jatim.

Ketujuh calon kepala daerah asal PKB yang berjaya di pemilihan bupati/wali kota di Jatim adalah Irsyad Yusuf (Kabupaten Pasuruan) Thoriqul Haq (Kabupaten Lumajang), Anna Muawanah (Kabupaten Bojonegoro), Badrut Tamam (Kabupaten Pamekasan), Novi Rahman Hakim (Kabupaten Nganjuk), Habib Hadi Zainal Arifin (Kota Probolinggo) dan Maidi (Kota Madion).

BACA JUGA: Anies Akan Dicap Pengkhianat jika Nyapres

Para kader PKB itu pun akan langsung bekerja untuk mengantar Muhaimin menjadi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu 2019. Mereka akan getol mengampanyekan Jokowi-Cak Imin yang juga dikenal dengan sebutan JOIN.

Thoriqul Haq menyatakan, Cak Imin patut didukung untuk menjadi cawapres karena telah memperoleh restu para kiai Nahdatul Ulama (NU) untuk mendampingi Jokowi. Karena itu, Thoriq langsung menggerakkan mesin pemenangannya untuk menyuarakan duet JOIN.

BACA JUGA: PDIP Tidak Penting-Penting Amat Buat Jokowi

"Mulai hari ini saya akan menggerakkan tim pemenangan saya untuk turun ke 300 ribu kepala keluarga di Lumajang untuk mengampanyekan JOIN. Saya siap memenangkan JOIN di Lumajang," ujar Thoriqul, Rabu (4/7).

Anna Muawanah juga menyampaikan hal serupa. Mantan legislator PKB di DPR RI itu akan menggunakan mesin pemenangannya pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bojonegoro untuk mengampanyekan JOIN.

BACA JUGA: Koalisi di Pilkada Bersifat Acak, Tak Bisa Diklaim Sepihak

"Kemenangan saya 35,2 persen di Bojonegoro sebagai modal awal untuk mengamplifikasi dukungan bagi Jokowi-Cak Imin," kata Ana.

Politikus kelahiran Tuban, Jawa Timur itu meyakini JOIN merupakan duet yang paling tepat untuk memimpin Indonesia 2019-2024. "Sudah terbukti, Jokowi mampu membangkitkan gairah ekonomi, ditunjang dengan sosok Cak Imin sebagai tokoh representasi Islam moderat," tuturnya.(jpg/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Duet Jokowi-Cak Imin Moncer di Kalangan Pemilih Muslim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler