Kader PKS Diminta Ikut Reuni Aksi 212, Ini Alasannya

Jumat, 30 November 2018 – 00:45 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden PKS Sohibul Iman telah meminta para kadernya untuk menghadiri reuni aksi 212 yang berlangsung di lapangan Monas pada Minggu (2/12) itu

Pernyataan tersebut disampaikan Sohibul di kantor Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS di kawasan Pasar Minggu, Rabu (28/11). Dia menegaskan, PKS akan terus menjaga dan mendukung para ulama. Hal itu direalisasikan, antara lain, dengan mendukung kegiatan-kegiatan yang diadakan para ulama seperti reuni 212 tersebut.

BACA JUGA: Ketum ICMI Anggap Reuni Akbar 212 Tak Produktif Bagi Umat

”Sesuai keputusan DPTP, kader PKS diminta hadir menyukseskan reuni 212. Tapi, diminta tidak menggunakan atribut partai dalam bentuk apa pun demi menjaga kebersamaan dan menghindari tuduhan yang tidak perlu yang akan merusak tujuan acara,” ujarnya.

Menurut Sohibul, gerakan 212 merupakan wujud kecintaan umat Islam pada keutuhan bangsa ini dari ancaman disintegrasi. Menurut dia, awal gerakan itu adalah tuntutan keadilan hukum atas penghinaan terhadap kitab suci Alquran.

BACA JUGA: Istana Sebut Rencana Reuni Akbar 212 Bikin Takut

Karena itu, dia berharap pemerintah dan aparat dapat bersikap proporsional terhadap kegiatan reuni 212 dengan tidak menghalang-halangi dalam bentuk apa pun.

”Kita sudah lihat dari aksi-aksi sebelumnya yang selalu berjalan tertib, aman, sangat damai, dan bersih tanpa meninggalkan sampah, jadi tidak perlulah (reuni 212, Red) dihalang-halangi,” tuturnya.

BACA JUGA: Hasto Harapkan Reuni Akbar 212 Cuma untuk Bernostalgia

Di sisi lain, Partai Amanat Nasional (PAN) tidak memberikan instruksi khusus kepada kader terkait partisipasi di reuni 212. Wakil Ketua Umum PAN Mulfachri Harahap tidak melarang jika ada kader yang hadir, tapi bukan atas nama partai.

”Sebagai sebuah institusi politik, PAN tidak akan membuat seruan agar kader kita datang ke sana. Kalau kader mau datang, ya, silakan, tapi atas nama pribadi tentunya, dan nggak boleh bawa nama partai,” kata Mulfachri. (bay/lum/c10/fat)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapitra Targetkan 4 Juta Orang demi Tandingi Reuni Akbar 212


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler