Kades Bejat, Cabuli Enam Gadis Lugu

Rabu, 13 September 2017 – 08:02 WIB
Pencabulan. Foto: JPG

jpnn.com, BANDUNG - Seorang oknum kades di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat kini menjadi buron polisi.

Pasalnya, dia telah mencabuli ABG Cianjur yang semuanya masih di bawah umur.

BACA JUGA: Buron Kasus Pembunuhan Serahkan Diri ke Polisi

Dia meniduri enam ABG asal Kabupaten Cianjur.

Keenam ABG tersebut adalah LH (13), YT (13), FY (18), MA (15), SW (10) dan TS (16).

BACA JUGA: Asyik Tidur, Pasangan Suami Istri Dibacok

Obir (45) orangtua SW menuturkan, kejadian tersebut sejatinya sudah lama terjadi yakni pada November 2016 lalu.

Namun, dia baru melaporkan kelakuan maniak sang oknum kades itu baru-baru ini karena baru terungkap pada 13 Mei 2017 lalu.

BACA JUGA: Penipu Modus Hipnotis Beraksi, Rp 2 Miliar Raib

Sayangnya, sang oknum kades tersebut hingga kini masih berkeliaran bebas karena sudah melarikan diri.

“Intinya, saya minta pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Obir menjelaskan, selain dicabuli, anaknya juga jadi korban trafficking.

Sebab, ada dugaan anaknya itu dijual oleh dua orang temannya yang juga masih ABG dengan alasan diajak main ke daerah Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat.

Menurut cerita dan pengakuan, sesampainya di Rajamandala, anaknya diajak ke sebuah hotel lantas dipaksa lalu disetubuhi pelaku.

“Istilahnya ada dugaan dijual, soalnya setelah itu langung dikasih duit. Sebetulnya dikasih duit Rp2 juta, tapi anak saya dikasih Rp600 ribu,” tutur Obir menirukan pengakuan anaknya.

Kuasa hukum korban, RHA Mulyadi meminta pihak kepolisian bertindak tegas kepada oknum kades berinisial MN yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang itu.

“Jangan sampai terjadi pada gadis lainnya. Aplagi ini korban-korbannya masih anak di bawah umur,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Bojongpicung, AKP Ajat Sudrajat menyatakan, kasus ini sedang ditangani karena ini menyangkut soal tindak pidana eksploitasi seksual anak yang masih di bawah umur.

“Kami tidak akan gegabah dan semua itu perlu ada bukti otentik dari beberapa saksi harus jelas. Salah satu oknum kades kini masih DPO dan akan terus dilakukan pencarian lebih lanjut,” terangnya. (Fajar/radarcianjur/pojoksatu/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Olah TKP, Polisi Temukan Bercak Darah


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler