Kadisdik Bilang, UN Masih Diperlukan

Jumat, 09 Desember 2016 – 06:39 WIB
Siswa mengerjalan soal UN. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - MALANG - Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah menyatakan, Ujian Nasional (UN) masih sangat diperlukan untuk evaluasi kemampuan siswa secara nasional.

”Saya sepakat evaluasi akhir siswa dilakukan dengan UN,” kata Zubaidah, kemarin (8/12).

BACA JUGA: Gali Kreativitas Anak Lewat Demo Masak

Zubaidah menyatakan kurang sepakat dengan adanya rencana moratorium UN. Kebijakan tersebut sangat mendadak.

Apalagi, ada penyerahan wewenang dari pusat ke wilayah. ”Wilayah harus menentukan standar untuk ujian nasional sehingga juga harus memakan waktu,” jelasnya.

BACA JUGA: Tommy Pastikan Tidak Ada Dana

Kemudian, jika menggunakan Ujian Nasional Berstandar Nasional (USBN), dia menyatakan, masing-masing provinsi tidak memiliki standar yang sama. Hal tersebut berdampak pada bagaimana menguji mutu sekolah tersebut.

Di samping itu, persiapan sekolah untuk ujian nasional di Kota Malang juga sudah cukup baik.

BACA JUGA: Duh...Minimnya Dana Penelitian di Perguruan Tinggi

”Jika kebijakan moratorium disetujui, maka banyak yang harus disesuaikan dengan kebijakan USBN,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Mistin menyatakan, dia sepakat dengan dibatalkannya rencana moratorium UN.

Hal itu karena UN mampu mengukur kemampuan siswa dan guru skala nasional.

”Mengukur pendidikan Indonesia dengan UN lebih mudah,” jelasnya.

Selain itu, persiapan sekolah di Kota Batu dalam mengikuti pelaksaan UN juga sudah cukup matang.

”Kalau standar ujian berubah, akan berdampak pada standar siswa juga,” imbuhnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN Kota Malang Burhanudin menyatakan, dia sepakat dengan rencana dibatalkannya moratorium UN.

Hal tersebut dikarenakan UN masih sangat penting untuk menjamin mutu pendidikan di sekolah. ”Mutu sekolah dapat diketahui dari seberapa baik hasil dari UN,” terangnya.

Menurut dia, UN tidak hanya untuk pemetaan kemampuan siswa saja. Namun, sangat berguna untuk mengetahui kompetensi guru.

Juga motivasi guru dalam meningkatkan kemampuan siswa memahami pelajaran yang diujikan di UN. ”Jadi, UN bukan sekadar pemetaan saja,” jelasnya. (kis/c3/riq/sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Moratorium UN, DPR Anggap Mendikbud Belum Bisa Meyakinkan Presiden


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler