Kado Sapu Lidi dari HMI untuk Saut Situmorang

Selasa, 10 Mei 2016 – 16:08 WIB
Massa HMI membawa sapu lidi untuk KPK dan Saut Situmorang. Foto: Ricardo/JPNN

JAKARTA -- Gelombang demonstrasi HMI sebagai bentuk protes atas pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Thony Saut Situmorang masih berlanjut hingga Selasa (10/5) siang.

Bahkan, kali ini Ketua Umum Pengurus Besar HMI Mulyadi P Tamsir langsung menyambangi markas KPK. Ia menyerahkan sapu lidi, nasi bungkus, dan bunga kepada KPK. Ada makna di balik barang-barang yang diserahkan itu.

"Ini sapunya untuk membersihkan KPK dari orang-orang yang kotor, dari orang yang berpikiran kotor, berkata kotor dan tidak beretika seperti Saut Situmorang," kata Mulyadi di markas KPK, Selasa (10/5) saat menyerahkan sapu, nasi dan bunga kepada perwakilan KPK.

Karenanya, ia menegaskan, sengaja memberikan sapu lidi untuk membersihkan KPK. "Dan KPK harus membersihkan institusi lain," katanya.

Nasi bungkus juga punya makna. Menurut Mulyadi, nasi bungkus dianggap sebagai symbol, yang memberi makan dan menggaji KPK adalah rakyat. Jadi, tegas dia, KPK harus tunduk kepada rakyat. "Bukan tunduk kepada kelompok atau orang tertentu," tegas dia. Hanya saja, tidak dijelaskan maksud pemberian barang lain seperti bunga.

Lebih lanjut Mulyadi mengatakan, selain menuntut Saut mundur, HMI juga memberikan dukungan kepada KPK untuk membersihkan orang-orang yang tidak beretika dan berkata kotor. "Ini bentuk cinta kami kepada KPK dan HMI," ungkapnya. (boy/jpnn)

BACA JUGA: 500 Juta Buat Penulis Pariwisata Terbaik di Media

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketua MPR Ajak Masyarakat Tak Reaktif soal Palu Arit


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler