Kakek jadi Perisai Cucunya Saat Tentara Rusia Menembak, Akhirnya Sangat Tragis

Selasa, 08 Maret 2022 – 06:56 WIB
Kakek dan cucu yang konon menjadi korban kekejaman tentara Rusia di Ukraina. Foto: dari Facebook - diambil dari The Sun

jpnn.com, KIEV - Ibu Negara Ukraina Olena Zelenska mengeklaim 38 anak terbunuh sejak Rusia menginvasi negaranya.

Invasi Rusia berlangsung sejak 24 Februari hingga hari ini, dan belum ada tanda-tanda berakhir.

BACA JUGA: Dymtro Kuleba: Tentara Rusia Memperkosa Wanita Ukraina

Dalam sebuah posting yang dikutip The Sun, Zelenska juga berbagi cerita mengerikan tentang anak-anak Ukraina lainnya yang terperangkap dalam baku tembak.

Salah satu cerita dari perempuan berusia 44 itu perihal gadis Ukraina bernama Alisa, umur delapan tahun.

BACA JUGA: Tegang! Tentara Rusia Bawa 2 Granat, Warga Ukraina Malah Mendekat

Alisa tewas ditembak tentara Rusia meski kakeknya mati-matian berusaha menjadi perisai.

Kejadian tragis itu terjadi di Ochtyrka, daerah kecil di Sumy Oblast, Ukraina utara.

BACA JUGA: Percayalah, Putin dan Pasukannya Tak Akan Berhenti di Ukraina

Si kakek telah berusaha menyembunyikan Alisa ke ruang bawah tanah saat tentara Rusia datang.

Tentara Rusia melepaskan tembakan saat Alisa berada di gendongan sang kakek.

Rentetan tembakan menewaskan si kakek. Alisa terluka parah.

Ibu Alisa, Victoria melarikan anaknya ke rumah sakit.

Dua hari dalam perawatan, Alisa pun akhirnya menyusul sang kakek.

"Anak-anak kami. Alisa dari Ochtyrka. Usianya tidak lebih dari delapan tahun. Dia meninggal bersama kakeknya yang berusaha melindunginya," tutur Zelenska.

"Jumlah itu (38 anak-anak yang meninggal) mungkin terus meningkat. Ketika orang-orang di Rusia mengatakan mereka tidak berperang dengan penduduk sipil, tunjukkan foto-foto ini kepada mereka! Ini adalah wajah anak-anak yang tidak akan pernah tumbuh dewasa," imbuhnya.

Salah satu gambar memilukan adalah Polina, gadis berusia sepuluh tahun yang tersenyum. Dia bersama orang tuanya kena tembak ketika mobil mereka diserang Rusia di Kiev.

Ada juga foto yang menunjukkan Sofia Fedko, usia enam tahun. Bersama keluarganya, Sofia meninggal setelah tentara Rusia juga menargetkan mobil mereka.

Adik laki-lakinya yang berusia enam minggu Ivan, ibunya bernama Irina, dan kakek-nenek Sofia juga dibunuh oleh pasukan Putin.

Saat kejadian itu, paman Sofia tanpa daya mendengar jerit ketakutan mereka di balik telepon.

Zelenska mengecam rezim Rusia yang brutal, mengeklaim antek-antek Putin membunuh warga sipil dengan sangat kejam.

"Mereka menembak dan tidak mengizinkan bantuan kemanusiaan. Tunjukkan ini kepada ibu-ibu di Rusia. Mereka harus tahu apa yang dilakukan putra mereka di Ukraina," katanya.

Suaminya, Presiden Volodymyr Zelensky bersumpah bahwa Putin akan membayar harga untuk setiap orang Ukraina yang jatuh.

Mantan komedian yang berubah menjadi politikus itu berjanji untuk menyerang balik Rusia.

"Anda akan membayar kembali sepenuhnya kepada kami atas apa yang telah Anda lakukan terhadap negara kami, terhadap setiap warga Ukraina," katanya. (sun/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler