Kalbe Farma Bangun Laboratorium Bibit Unggul

Minggu, 22 Juli 2018 – 11:31 WIB
Ilustrasi suntik. Foto: AFP

jpnn.com, SURABAYA - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melakukan kerja sama transfer teknologi dengan Hanbang Bio Korea dan Universitas Surabaya (Ubaya) dengan basis akademisi, bisnis dan government society (ABGS).

Kalbe Farma melakukannya via anak perusahannya, PT Bintang Toedjoe.

BACA JUGA: Kalbe Farma Gandeng Korea Bangun Laboratorium Berbasis ABGS

Kerja sama transfer teknologi direalisasikan dengan cara membangun laboratorium kultur jaringan (tissue culture) di Fakultas Teknobiologi Ubaya, Surabaya, Jawa Timur.

Peresmian laboratorium dilakukan Direktur Pengembangan Teknologi Industri Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Eng Hotmatua Daulay di Jakarta, Kamis (18/7).

BACA JUGA: Bangun Laboratorium Canggih, Honeywell Gandeng UI

Hotmatua Daulay mengatakan, pemerintah mendukung upaya yang dirintis Bintang Toedjoe.

“Pemerintah akan terus mendorong perusahaan-perusahaan untuk ikut berkolaborasi dalam proyeksi kerja sama seperti ini,” kata Hotmatua.

Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius mengatakan, setiap tahun pihaknya memang menyediakan budget khusus untuk penelitian.

“Ada budget tersendiri. Ide yang mulai dibicarakan sejak 2011 itu akhirnya baru bisa direalisasikan tujuh tahun kemudian,” ujar Vidjongtius.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe Simon Jonatan menjelaskan, selama ini perseroan memang melakukan impor ginseng 50 ton per tahun sebagai salah satu bahan produk minuman energi Extra Joss.

“Ini end to end collaboration atau sinergi untuk bisnis. Dengan kerja sama yang sekarang ini, diharapkan kami mampu meningkatkan produksi dalam negeri sekaligus mengurangi nilai ketergantungan impor,” ujar Simon. (xam)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler