Kalurahan Wukirsari Jadi Wilayah Pertama di Yogyakarta yang Punya Data Desa Presisi

Minggu, 18 Juni 2023 – 15:10 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menyerahkan hasil riset Data Desa Presisi (DDP) Data Presisi Lapangan Pucung, Kalurahan Wukirsari, Kabupaten Bantul, DIY Minggu, (18/6). Foto: source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kaluharan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul jadi wilayah yang pertama memiliki data desa presisi di , Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menyerahkan hasil riset Data Desa Presisi (DDP) Data Presisi Lapangan Pucung, Kalurahan Wukirsari, Kabupaten Bantul, DIY Minggu, (18/6).

BACA JUGA: Ditinggal Anthony Beane Jr, Indonesia Patriots Pincang di IBL 2023 Seri Yogyakarta

Adapun tim peneliti Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) telah bekerja sejak Maret hingga Juni 2023 untuk menghasilkan riset dan survei tersebut dengan berbasis pendekatan partisipatif, dan didukung teknologi digital.

Hal itu, kata Rieke merupakan upaya untuk menghadirkan data desa secara akurat, terintegrasi, dapat divalidasi, dan disinyalir sangat tepat menjadi basis utama dari kebijakan pembangunan desa.

BACA JUGA: Karnaval Merdeka Belajar Kemendikbudristek Tarik Perhatian Masyarakat Yogyakarta

“Kami melakukan penelitian seperti ini di seluruh Indonesia. Dan Wukirsari adalah kalurahan pertama di Yogyakarta yang mendapatkan kesempatan pendataan desa presisi,” kata Rieke, dalam keterangan pers, Minggu.

Penyerahan simbolik hasil riset dan survei DDP itu bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun Kalurahan Wukirsari ke-75. Acara ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Bantul H Abdul Halim Muslih, Ketua DPRD Kabupaten Bantul Hanung Raharjo, dan Anggota Komisi VIII DPR RI, My Esti Wijayati.

Rieke mengatakan pada penelitian itu, pihaknya melakukan pendampingan terhadap sumber daya desa untuk memproduksi datanya sendiri.
Namun, yang menerbangkan drone adalah anak-anak Desa Wukirsari, dan semoga tidak berhenti pada data.

"Lima bidang kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama dari dengan program-program pembangunan Kalurahan Wukirsari hanya dapat dicapai dengan data yang akurat dan presisi, hingga anggaran desa yang triliunan rupiah itu menjadi tepat sasaran,” ungkap Rieke.

Penyerahan hasil survei dan riset DDP tersebut diterima oleh Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro, yang disertai dengan penandatanganan MoU antara Yayasan Pitaloka dengan Pemerintahan Kaluharan Wukirsari Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul, DIY.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler