Kampanye Akbar Jokowi Vs Prabowo: Jumlah Massa Imbang, tapi Ada yang Lebih Militan

Sabtu, 13 April 2019 – 18:58 WIB
Suasana massa membeludak SUGBK pada Sabtu (13/4) siang, beberapa jam sebelum pasangan Jokowi - Amin tiba di lokasi. Massa dihibur oleh ratusan artis yang mengisi acara itu. Foto M Fathra Nazrul Islam/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas N Zubir menilai jumlah massa yang menghadir Konser Putih Bersatu di SUGBK hari ini berimbang dengan kampanye akbar Prabowo - Sandi di tempat yang sama pekan lalu.

"Jika diperhatikan jumlah massa yang hadir jumlahnya berimbang," ujar Inas di Jakarta, Sabtu (13/4).

BACA JUGA: Konser Putih Bersatu: Azrul Tanjung Ikut Kerahkan Massa

Meski berimbang, ketua DPP Partai Hanura ini menyebut pendukung Jokowi-Amin, jauh lebih militan dibanding massa pendukung Prabowo-Sandi. Inas menyatakan pandangannya dengan membandingkan durasi waktu kedua massa berkumpul dan kondisi cuaca yang ada.

BACA JUGA: Bantuan dari Masyarakat untuk Kampanye Akbar Jokowi Terus Mengalir

BACA JUGA: Jokowi - Amin: Kami Wakafkan Diri untuk Rakyat

Massa kampanye akbar Prabowo-Sandi membutuhkan waktu 18 jam untuk memenuhi SUGBK. Padahal, ketika itu cuaca cerah.

Sedangkan massa kampanye akbar Jokowi-Amin mulai berdatangan pada Sabtu (13/4) mulai jam 09.00 WIB dan memenuhi SUGBK pada hari yang sama pada Pukul 15.00 WIB. Artinya hanya membutuhkan waktu enam jam saja, dalam cuaca hujan.

BACA JUGA: Aa Gym Bertemu Prabowo-Sandiaga, Ini Pesan dan Nasihatnya

"Jadi, kalau dicermati massa Jokowi-Amin jauh lebih militan dan tangguh ketimbang masa Prabowo-Sandi," ucapnya.

Inas juga membandingkan keberagaman pendukung kedua pasangan capres yang hadir. Ketua Fraksi Hanura di DPR ini menyebut massa pendukung Jokowi-Amin lebih inklusif, melibatkan seluruh kalangan dari berbagai identitas yang tidak terkotak-kotak dan berbaur dari awal acara hingga selesai.

"Sementara massa Prabowo-Sandi lebih eksklusif, kental nuansa identitasnya sehingga ketika pelaksanaan salat subuh tidak dihadiri kalangan tertentu yang ketika hadir pun kalangan tertentu tersebut tempatnya terpisah," pungkas Inas.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Debat Kelima Tentukan Arah Dukungan Pengusaha


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler