Kampus Dipalang, Mahasiswa Kelimpungan

Kamis, 30 September 2010 – 08:46 WIB

MANOKWARI - Aksi pemalangan kampus Unipa oleh massa pendukung salah satu calon bupati dan wakil bupati Manokwari, membuat mahasiswa kelimpunganKegiatan perkuliahan sempat terganggu pada pagi kemarin

BACA JUGA: Gelar Kompetisi TIK



Para mahasiswa dan sejumlah dosen yang datang pada pagi harinya terpaksa hanya berdiri di luar pagar kampus dan terlihat kebingungan
Bahkan Rektor UNIPA, Ir  Yan P Karafir, MEd juga terlihat diantara kerumunan mahasiswa

BACA JUGA: Mendiknas Minta Formasi CPNS Guru Khusus



Namun, akhirnya rektor mengambil langkah tegas
Dia memerintahkan para mahasiswa untuk membuka palang itu

BACA JUGA: Sistem Reproduksi jadi Materi Pelajaran SLB

Selanjutnya masuk ke dalam halaman kampus untuk mengikuti perkuliahan seperti biasannya.

Di lokasi terpisah, pemalangan di asrama mahasiswa Mansinam yang terletak di Manggoapi juga sudah berakhirKayu balok yang digunakan untuk memblokir pintu pagar tersebut sudah dilepasAktifitas  asrama pun terlihat normal kembaliNamun belum diketahui proses penyelesaian yang terjadi antara pihak-pihak terkait dalam membuka palang yang dilakukan oleh massa pendukung calon bupati dan wakil bupati nomor urut lima tersebut.

"Pemalangan yang dilakukan massa pendukung Cabup-Wabup sangat merugikan pihak kampus maupun penghuni asrama MansinamSebab persoalan yang terjadi ini masalah politik,  sehingga apapun yang terjadi selaku orang politik harus menanggung resiko sendiri tanpa melibatkan pihak lainnya, ungkap Ketua Ikatan Mahasiswa Arfak, Yahya Saroi

Dikatakan, pemalangan yang dilakukan terhadap kampus UNIPA, sama halnya dengan menghambat semua aktivitas perkuliahan yang adaPadahal mahasiswa merupakan generasi penerusKe depan, dia berharap, jika ada persoalan agar diselesaikan dengan cara musyawarahCara dialog harus dilakukan agar tidak ada pihak yang dirugikan(lm/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wow, Puteri Persahabatan Usulkan Tes Keperjakaan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler