Kapal Tenggelam di Perairan Sumba: 2 Selamat, 4 Dalam Pencarian

Senin, 12 Juni 2017 – 01:31 WIB
ILUSTRASI. Foto: JPG

jpnn.com, TAMBOLAKA - Kapal layar motor Bunga Indah 03 mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di sekitar perairan pulau Sumba, akibat cuaca buruk, Rabu (7/6) dini hari lalu. Hingga saat ini, sudah ada dua orang ABK yang ditemukan tim Basarnas dan masih tersisa empat orang masih dalam pencarian.

Kepala Basarnas Provinsi NTT, Ketut Gede Ardana kepada Timor Express (Jawa Pos Group) di pelabuhan Waiekelo SBD, Sabtu (10/6) mengatakan, kapal layar motor Bunga Indah 03 berangkat dari pelabuhan Bima-NTB tujuan pelabuhan Waikelo-SBD dengan mengangkut sembako dan muatan lain sebanyak 60 ton.

BACA JUGA: Sebanyak 343 ABK Vietnam Bakal Dipulangkan

Dikatakan, di atas kapal tersebut terdapat enak awak kapal. Ketika berada ditengah laut kurang lebih 12 mil dari pelabuhan Waikelo, kapal dihantam gelombang besar dan akhirnya tenggelam sekira pukul 01.00, Rabu dini hari.

Dalam pencarian hari kedua katanya, dua orang awak kapal ditemukan selamat yakni Herdi, 23 dan Marjuki, 40. Sementara empat orang awak kapal lainnya hingga hari keempat pencarian belum ditemukan.

BACA JUGA: AKP Indonesia Dipulangkan ke Jakarta oleh Vietnam, Dirjen KKP: Terima Kasih

"Hari ini tidak dilakukan pencarian karena cuaca buruk. Gelombang sekitar perairan sini mencapai 3,5 meter, jadi hari ini kita pending sambil menunggu cuaca baik baru lanjutkan pencarian," ujarnya.

Terkait keempat awak kapal yang belum ditemukan, sejauh ini ada informasi bahwa mereka sudah ditemukan dan diselamatkan oleh nelayan. Namun sampai saat ini informasi tersebut masih terus di kros cek kebenarannya.

BACA JUGA: Hamdalah, Awak Kapal Pengawas Perikanan Dipulangkan dari Vietnam

"Semoga informasi ini benar dan semoga keempat awak kapal masih selamat. Itu yang kita harapkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Pelaksana Harian Syahbandar Waikelo, Antonius Uje Langkamau mengatakan, kapal motor layar Bunga Indah 03 diperkirakan tenggelam pada pukul 01.00, 7 Juni 2017 dengan titik lokasi kurang lebih 12 mil dari pelabuhan Waikelo.

Informasi tersebut didapat setelah nakhoda kapal, kapten Hasmin menghubungi Syahbandar Waikelo melalui telepon ketika tengah terapung di tengah laut pasca tenggelamnya kapal.

“Kami dihubungi kapten kapal sekira pukul 02.41 dengan menggunakan handphone. Kemudian kami tindak lanjuti dengan melakukan pencarian mulai pukul 04.20 hingga pukul 08.00, komunikasi kami terputus dengan awak kapal,” ujarnya.

Dikatakan, proses pencarian kapal tenggelam melibatkan Syahbandar bersama Basarnas Kupang dan Waingapu, KP3 Laut Waikelo dan Polair Waikelo.(r1/ays)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ingat! Perahu Tambang Harus Sediakan Rompi


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler