Kapolda Papua Ungkap Rencana Aksi KKB Pimpinan Iris Murib

Minggu, 24 November 2019 – 05:37 WIB
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw. ANTARA/Evarianus Supar

jpnn.com, TIMIKA - Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan saat ini beredar surat dari KKB (kelompok kriminal bersenjata) yang ditujukan kepada para kepala kampung untuk meminta dukungan pendanaan.

Irjen Paulus Waterpauw mewakti-wanti para kepala kampung agar tidak memberikan bantuan dana kepada KKB.

BACA JUGA: Kapolda Papua Sebut Iris Murib Pimpinan KKB yang Keji dan Sadis

"Saya mengingatkan para kepala kampung agar jangan memberikan anggaran atau dana sedikitpun kepada kelompok-kelompok ini, apapun alasannya. Kami akan tindak tegas," ancam Irjen Paulus di Timika, Sabtu (23/11).

Irjen Paulus mengatakan, KKB selama ini sering melakukan serangkaian aksi teror penembakan maupun pembunuhan terhadap aparat dan warga sipil di pedalaman Papua. Mereka juga menggalang dana dengan cara paksaan dan tekanan.

BACA JUGA: Satgas Operasi Nemangkawi Sergap Gembong KKB Iris Murib, Dor!

Dana-dana tersebut, katanya, digunakan oleh kelompok bersenjata untuk membeli dan mendapatkan amunisi maupun senjata api. Mereka juga melakukan perampasan senjata dan amunisi milik aparat.

Kapolda menjelaskan penangkapan gembong KKB Sinak, Iris Murib di Kali Pindah-pindah, Distrik Iwaka, Mimika pada Kamis (21/11) terkait erat dengan rencana kelompok separatis Papua untuk melakukan aksi teror penembakan pada tanggal 1 Desember mendatang.

BACA JUGA: Abu Razak Tewas Usai Baku Tembak, 3 Anggota KKB Menyerah, Raider Bawa AK-47

Iris Murib selama beberapa waktu terakhir berada di sekitaran Timika untuk mencari amunisi dan berbagai perlengkapan lain untuk kepentingan melakukan teror dan bergabung dengan kelompok lain yang sementara dalam perjalanan dari berbagai wilayah melintasi Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

"Rencananya mereka akan bergabung dengan kelompok dari Timika untuk melakukan aksi bertepatan dengan 1 Desember," jelas Irjen Paulus.

Mengantisipasi aksi KKB pada 1 Desember, Polda Papua dan jajaran Polres di seluruh wilayah Papua akan meningkatkan kegiatan sweeping maupun razia-razia senjata tajam dan bahan-bahan berbahaya lainnya.

"Untuk mengeliminir pergerakan kelompok ini, kami sekarang setiap hari melakukan sweeping dan razia-razia. Saya mengimbau kepada saudara-saudara yang lain agar jangan membawa alat tajam maupun bahan-bahan yang mencurigakan. Kami tidak segan-segan akan memproses hukum orang-orang yang kedapatan membawa alat tajam maupun barang-barang mencurigakan lainnya," kata Irjen Paulus. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler