Kapolri Beri Arahan Pada Semua Personel, Tolong Dicatat!

Kamis, 17 Februari 2022 – 17:39 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan untuk semua anak buahnya. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh personel kepolisian harus netral dan berdiri di atas semua golongan ketika menghadapi konflik sosial di masyarakat.

Sigit menyebut aparat kepolisian yang memiliki tugas pokok, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, harus bisa menjadi sosok yang bisa menyelesaikan masalah dalam segala situasi konflik.

"Bagaimana rekan-rekan memposisikan berada di posisi tengah. Rekan-rekan bisa jadi mediator, menjadi problem solver yang bisa diterima kedua belah pihak. Hal itu menjadi sangat penting," kata Sigit saat memberikan pengarahan kepada seluruh jajarannya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/2).

Eks Kabareskrim Polri itu mengingatkan agar seluruh anggota kepolisian melakukan penanganan konflik sosial dengan mengacu pada aturan, kewenangan, dan standar operasional prosedur (sop) yang diatur di dalam UU dan Peraturan Kapolri (Perkap).

Dia menekankan seluruh jajaran harus berpedoman, memperhatikan, dan mempelajari Perkab untuk diterapkan dalam menangani permasalahan, termasuk konflik sosial.

"Tinggal diperhatikan, pelajari, dan melatihkan. Sehingga kemudian, itu menjadi suatu kebiasaan yang bisa kita laksanakan, pada saat menghadapi kegiatan-kegiatan yang ada permasalahan," ujar eks Kapolda Banten itu.

Sigit meminta agar para pimpinan di lingkungan kerja, harus rajin turun ke bawah, melakukan pengecekan terhadap anggotanya.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan demi mencegah adanya permasalahan dan ketidakpahaman bertindak sebagaimana aturan.

"Memang harus selalu dikontrol, disidak, dan dicek. Sehingga kita yakin, anggota kami saat turun ke lapangan dalam kondisi betul-betul sudah siap," tegas Kapolri.

Sigit menilai potensi kesalahan bisa muncul jika atasan tidak teliti, tidak hati-hati.

Oleh karena itu, atasan harus mewaspadai hal yang rentan terjadi ketika anggota kepolisian tidak siap.

"Lebih baik jangan ditugaskan. Ganti dengan yang siap," tegas Sigit.

Lebih dalam, Sigit menuturkan, segala bentuk permasalahan tidak akan terjadi apabila seluruh personel kepolisian bisa mematuhi aturan, bertindak sesuai sop, menaati asas legalitas dan proporsional serta nesesitas.

"Memang itu yang kemudian tentunya asas-asas tersebut harus dipahami. Sehingga pada saat rekan-rekan melangkah sudah tahu ini risikonya apa, itu risikonya apa," imbuh Kapolri.

Kendati demikian, Sigit menegaskan, setiap personel kepolisian tetap harus berani melakukan tindakan tegas sebagaimana aturan yang ada, apabila memang kondisi dan situasi di lapangan sudah tidak kondusif atau chaos.

"Setiap permasalahan memiliki dinamika tersendiri, sehingga, pola penanganannya pun harus berbeda dengan menyesuaikan situasi," tegas Kapolri Sigit.(mcr8/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA JUGA: Angka Omicron Menyalip Delta, Kapolri Susun Strategi Baru Penanganan Covid-19


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler