Kapolri Pastikan Pecat Anak Buahnya yang Mainkan Dana Desa

Jumat, 20 Oktober 2017 – 13:49 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan akan memecat anggotanya yang bermain dengan dana desa.

Hal tersebut disampaikan Tito pascapenekenan MoU tentang pencegahan, pengawasan, dan penanganan dana desa bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

BACA JUGA: Pak Jokowi, Jangan Bajak Dana Desa untuk Kepentingan Politik

"Ada punishment berat kalau ikutan cawe-cawe dana desa buat bagi-bagi. Apalagi maksa kepala desa bagi-bagi akan saya pidanakan," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/10).

Tito memastikan, tidak akan memberikan teguran bagi anggotanya yang menyalahgunakan dana desa. Polri, kata Tito, punya aturan untuk menjatuhkan pidana umum kepada anggotanya.

BACA JUGA: Kapolri Minta Anggota yang Maju Pemilu Mengundurkan Diri

"Kami tanggung jawab sesuai kewenangan dan tanggung jawab kami. Seluruh jajaran yang motong dan minta-minta (dana desa) karirnya berhenti," tegas Tito.

Di samping hukuman, Tito juga mengaku akan memberi penghargaan kepada anggota yang berprestasi dalam memanfaatkan dana desa. Dia menjanjikan promosi jabatan untuk para Kapolda, Kapolres, Kapolsek, dan pemberian hadiah kepada Bhabinkamtibmas.

BACA JUGA: Pemerintah akan Merombak Pemanfaatan Dana Desa 2018

"Bagi yang saya anggap berprestasi mampu kawal dana desa efektif saya akan berikan reward kepada mereka. Kapolda saya promosi, Kapolres promosi atau sekolah, Kapolsek promosi," jelas Tito. (Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Minta Warga Berperan Mengawasi Penggunaan Dana Desa


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler