Karyono Ajak Jaga Muruah Garuda Indonesia

Kamis, 11 Juli 2019 – 22:40 WIB
Pesawat Garuda Indonesia. Foto Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Peneliti Indonesia Publik Institut Karyono Wibowo mengatakan sebagai maskapai nasional yang membawa nama negara, Garuda Indonesia harus dijaga muruahnya. Berbagai uoaya memgusik perusahaan pelat merah itu menurutnya harus dihentikan.

"Jangan sampai ada pihak-pihak yang mengganggu kerja Garuda Indonesia. Ingat, maskapai itu bukan penerbangan swasta, tetapi BUMN. Apalagi, Garuda Indonesia melayani rute penerbangan internasional. Posisi Garuda harus diperkuat,” ucap Karyono di Jakarta, Kamis (11/7).

BACA JUGA: Inas: Kinerja Ari Askhara di Garuda Bikin CT Kelabakan

Dia menilai Garuda Indonesia saat ini tengah berupaya meningkatkan kinerjanya. Apalagi, menghadapi revolusi industri 4.0. Berbagai terobosan termasuk digitalisasi sudah sepatutnya dilakukan sepanjang on the right track dengan regulasi penerbangan.

BACA JUGA: Garuda Indonesia Group Siap Layani Calon Jemaah Haji 2019

BACA JUGA: Ari Askhara Dinilai Sukses Merawat Harmoni di Internal Garuda

"Langkah Garuda Indonesia bekerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi justru harus diapresiasi. Bukan malah dihalangi apalagi dibatalkan. Ini jelas salah kaprah, dan malah bentuk intervensi corporate action yang akan menghancurkan kredibilitas dan masa depan Garuda," tutur Karyono.

Pihaknya menekankan bahwa memperkuat Garuda Indonesia merupakan keniscayaan. Maruah maskapai kebanggaan bangsa itu wajib dipertahankan. Khususnya, menghadapi liberalisasi segala bidang, termasuk penerbangan.

BACA JUGA: Jika Pak Amien Rais jadi Wantimpres..

“Berbagai terobosan out of the box yang dilakukan wajib didukung. Jangan ada pihak di luar negara yang mencoba bermain di air keruh, mengeruk untung secara terselubung di dalam korporasi Garuda. Ini jelas cara-cara yang tidak patut dan akan menjadi catatan kelam perjalanan BUMN kebanggaan bangsa ini," tandasnya.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Angkasa Pura II Layani Penerbangan Haji di 5 Bandara Embarkasi


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler