Kasihan Benar Manchester City, Sampai Guardiola pun Malas Membahas Liverpool

Sabtu, 28 Desember 2019 – 08:48 WIB
Pelatih Manchester City Pep Guardiola. Foto: premierleague

jpnn.com, WOLVERHAMPTON - Pelatih Manchester City Pep Guardiola malas bicara kepada wartawan, usai timnya takluk dari Wolverhampton Wanderers 2-3 di Molineux Stadium, Wolverhampton, Sabtu (28/12) dini hari WIB.

Kekalahan itu membuat City terpaku di anak tangga ketiga klasemen, berjarak 14 poin dari pemuncak sementara Liverpool. City mengoleksi 38 poin, dan di antara tim asuhan Guardiola dengan Liverpool, masih ada Leicester City dengan 39 poin.

BACA JUGA: Klasemen Liga Inggris dan Hasil Boxing Day 2019

"Kami dahulu pernah berada di puncak dan sekarang kami jauh, sehingga harus menyesuaikan mental dengan hal itu. Saya mengatakan berkali-kali bahwa sekarang tidak realistis untuk membahas Liverpool, karena kami perlu memikirkan Leicester," kata Guardiola seperti dikutip dari Sky Sports.

"Sekarang ini kami berusaha ke posisi kedua, kami memiliki kesempatan untuk itu, tetapi ternyata masih tetap berada di posisi ketiga," imbuhnya.

BACA JUGA: Sempat Unggul 2 Gol, 10 Pemain Manchester City Kalah di Wolverhampton

City gagal menyalip Leicester lantaran kalah di Wolverhampton. Perjuangan tim asuhan Guardiola di Wolverhampton memang berat, berliku, sempat di atas angin, tetapi mendapat hasil yang menyakitkan.

The Citizens harus bermain dengan sepuluh pemain setelah kiper Ederson Moraes mendapat kartu merah. Namun, meski kekurangan pemain, City justru sempat unggul dua gol melalui permainan dramatis yang diwarnai campur tangan VAR.

BACA JUGA: 2 Polisi Penyerang Novel Baswedan Itu Dalang atau Wayang?

City harus gigit jari di akhir laga, lantaran tuan rumah bangkit hingga menang 3-2.

Dalam sejarah Premier League, Manchester City kini telah mengalami lima kekalahan setelah sempat unggul dua gol atau lebih, dua di antaranya bersama Guardiola.

Opta mencatat, selain City hanya ada dua tim lain yang lebih buruk dari catatan tadi, yakni Tottenham Hotspur (delapan kali) dan West Ham United (enam kali).

Wolverhampton juga menjadi momok tersendiri buat City musim ini, lantaran selalu menang saat home juga away.

"Kami beruntung bisa unggul, tetapi gagal mempertahankannya. Wolves berjuang luar biasa, berlari bahkan di menit-menit terakhir. Kami kebobolan, seharusnya bisa dihindari. Tim sudah berjuang, saya tidak punya penyesalan, pemain melakukan segalanya bahkan saat 10 vs 11," pungkas Guardiola. (adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler