Kasus Corona Menurun, Malah Angka Perceraian Meningkat, Kok bisa?

Jumat, 20 Maret 2020 – 09:58 WIB
Ilustrasi di tengah wabah corona. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Infeksi covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 219.101 per Kamis (19/3). Angka ini melonjak setiap harinya, sedangkan di Tiongkok kasus corona mulai menurun.

Di tengah penurunan kasus corona di Tiongkok, justru angka perceraian berganti yang menunjukkan grafik peningkatan.

BACA JUGA: Selain Bima Arya, Seorang Pejabat Pemkot Bogor Juga Positif Corona

Sebuah kota di Tiongkok telah mencapai puncak perceraian imbas dari wabah COVID-19, lansir globaltimes.cn.

Disebutkan, kantor pendaftaran perkawinan di beberapa distrik di Xi'an, ibu kota Provinsi Shaanxi di China Barat Laut telah menyaksikan sejumlah janji perceraian sejak dibuka kembali pada 1 Maret. demikian laporan media.

BACA JUGA: Ngeri, di Iran Setiap 10 Menit 1 Orang Meninggal karena Corona

"Kami mulai menerima beberapa janji telepon pada 2 Maret, dan lebih banyak janji (perceraian) dibuat pada hari-hari mendatang," kata Wang seorang pejabat dari kantor pendaftaran di distrik Beilin, Xi'an.

Pada tanggal 5 Maret, kantor menerima 14 janji perceraian. Jumlah ini mencapai batas atas yang ditentukan oleh kantor.

BACA JUGA: Wabah Corona Melanda Jakarta, Ini Permintaan Anies Baswedan kepada Umat Buddha dan Nasrani

Wang mengatakan bahwa perceraian kemungkinan terjadi karena interaksi yang intens di rumah selama lebih dari sebulan, sehingga membangkitkan konflik.

Biasanya, lanjut Wang, gelombang perceraian terjadi setelah festival musim semi, dan saat ajaran baru sekolah.

Peningkatan pendagtaran perceraian juga terjadi di banyak distrik, misalnya Yanta. (mg8/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler