Katy Perry Ditinggal Suami

Selasa, 24 Mei 2011 – 09:09 WIB
Katy Perry. Foto: REUTERS/Danny Moloshok

TOKYO - Katy Perry harus memendam keinginannya untuk menjalani konser di Jepang dengan ditemani sang suami, Russell BrandKomedian asal Inggris itu dicekal imigrasi Negeri Sakura tersebut karena catatan kriminal yang dilakukannya sepuluh tahun silam

BACA JUGA: Syahrini tak Mau yang Pendek

Dia pun terpaksa meninggalkan Tokyo saat itu juga.

Perry langsung menyampaikan kekesalan melalui akun Twitter-nya
"So, suamiku baru saja dideportasi dari Jepang

BACA JUGA: Ikke Nurjanah Dekat Pria Bujang

Sedih banget
Aku membawanya jauh-jauh ke sini untuk menunjukkan tempat favoritku kepada dia," papar pelantun Fireworks itu

BACA JUGA: Gara-gara Kesetrum, Yoyo Padi Batal Didakwa

Dia menambahkan dalam tweet berikutnya, "Padahal kesalahannya sudah sepuluh tahun lalu!"

Penyanyi 26 tahun itu pun mencoba menggalang dukungan agar Brand dibebaskan dari cekalMeski akhirnya Perry mencoba menerima keadaan dan bertekad tetap meneruskan konser di Jepang"Aku cinta kepada fans Jepang-ku dan show must go onIni bukan hal yang benar, tapi oke lah," tegasnya dalam tweet selanjutnya.

Brand mencoba guyon atas kondisi yang dialamiDia mengunggah fotonya yang sedang meninggalkan bandara Tokyo ke TwitterKomentarnya, "Berencana kabur dari tangkapan petugas JepangTernyata sangat sulit menggali terowongan dengan memakai sumpit."

Di foto berikutnya, dia tampil membawa sumpit dengan caption menarik"Alcatraz! Shawshank Redemption! Dan sekarang ini! Ah, kebebasan yang manis!"

Brand yang mengaku pernah menjadi pecandu heroin itu ditahan pada 2001 karena perbuatan kriminal dan penampilan tidak pantas di MTVDia juga punya 12 catatan kejahatan, termasuk menyerang fotografer yang mencoba memotret Perry tahun laluDia dibebaskan dari tuduhan setelah membayar uang jaminan USD 20 ribu atau setara Rp 170,2 juta(na/c5/any)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cynthia Lamusu Nostalgia Bareng Suami


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler