Kawanan Gajah Liar Dekati Pemukiman, Warga Terancam

Sabtu, 01 Februari 2014 – 05:20 WIB

jpnn.com - MUARADUA -- Sebelumnya, sekawanan gajah liar masuk dan mengobrak-abrik perkebunan milik warga Dusun Pinta’an, Desa Telanai Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Kali ini, gajah liar mulai mendekat area perkebunan Ataran Badak di Kecamatan yang sama.

Akmal, warga desa setempat menyebutkan, kawanan gajah mulai mendekat ke perkebunan Ataran Badak, saat malam hari. Seperti biasa, kawanan bintang yang dilindungi itu, masuk dan merusak tanaman dikebun.

BACA JUGA: Blokir Bandara, Bupati Ngada Digarap Kejati NTT

“Banyak tanaman dirusak dan dimakan kawanan gajah. Yang jelas pisang, dan tanaman lain semuanya luluh lantah oleh kawanan gajah liar,” terangnya.

Dari hasil pengamatan, kawanan gajah liar sudah sering merusak tanaman warga. Jejak kawanan gajah kembali mengarah ke Desa Telanai Dana dan mendekati pemukiman warga di Dusun Pintaan.

BACA JUGA: Long Weekend, Tiket KA Ludes

Sementara, Kepala Desa Banding Agung Hapri Tomo mengaku, dari laporan warga, kawanan gajah telah merusak kebun warga di perkebunan Ataran Badak.

Kawanan gajah liar itu, sudah masuk sejak sepekan terakhir. Keberadaan gajah semakin mendekati pemukiman warga terutama Dusun Pintaan yang berjarak sekitar 100 meter.

BACA JUGA: Ombak Besar, Harga Ikan Melambung

Menurutnya, keberadaan kawanan gajah tersebut cukup mengusik ketenangan warga, terlebih saat malam hari. Hal tersebut karena kawanan gajah biasanya beroperasi malam hari ketika warga tertidur lelap.

“Warga benar-benar khawatir. Kawanan gajah, menyerang saat malam hari. Ditakutkan, kawanan gajah masuk perkampungan warga saat warga sedang tidur,” terangnya.

Untuk mengatasi masuknya gajah ke perkampungan warga, warga berupaya menakuti kawanan gajah dengan membunyikan kentongan.

Termasuk menghidupkan kembang api, mercon hingga menghidupkan api pada malam hari. Namun tetap saja kawanan gajah masuk dan merusak pondok-pondok warga.

Menurutnya, warga sudah capek mengatasi gajah liar walau telah diusir berulang kali. Namun tetap saja kawanan gajah kembali dan masuk perkampungan warga.

Warga berharap Pemerintah setempat dapat memberikan bantuan mengusir kawanan gajah, sebelum masuk perkampungan menyebabkan jatuhnya korban jiwa. (cr07)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banjarmasin Segera Keluarkan Perda Waria


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler