Kawasaki Dieksekusi Gantung Sampai Mati

Kamis, 26 Juni 2014 – 18:38 WIB

jpnn.com - UNTUK kali pertama di tahun ini Jepang menggantung seorang terpidana mati pada Kamis (26/6). Masanori Kawasaki, 63 dieksekusi lantaran dinyatakan terbukti menikam tiga orang sampai mati, termasuk bocah kecil berusia tiga tahun. Saat itu Kawasaki membobol rumah korban di Kagawa, Jepang pada 2007. 

Para korban yang tengah tidur lelap menjadi korban kekejian Kawasaki. Hukuman gantung ini menjadi yang kesembilan sejak pemerintahan konservatif Shinzo Abe berkuasa pada Desember 2012.

BACA JUGA: Istri Menteri dan Petinggi Parlemen Ditangkap Karena Dagang Bayi

“Kasus itu sangat keji. Saya memerintahkan eksekusi setelah mempertimbangkannya dengan saksama,” ucap Menteri Kehakiman Sadakazu Tanigaki kepada para wartawan Kamis (26/6) seperti dilansir Jiji Press.

Selain Amerika Serikat, Jepang adalah negara maju yang yang menerapkan hukuman mati. Oleh sejumlah survei, hukuman mati sebenarnya mendapatkan dukungan besar dari publik. Namun  pemerintah Eropa dan kelompok hak asasi manusia berkali-kali memprotesnya.

BACA JUGA: Empat Stasiun Kereta Api di Turki Diguncang Bom

Di lokasi terpisah, seorang terpidana mati berusia 60 tahun meninggal di penjara karena gangguan pernapasan akut pada hari ini. Pria yang bernama Shigeo Okazaki itu adalah seorang mantan perwira polisi yang divonis hukuman mati pada 2004. 

Dia divonis karena telah menculik dan membunuh dua orang pada 1986 dan 1989. Menurut media setempat, kini Jepang memiliki 129 terpidana mati yang menunggu dieksekusi. (mas/jpnn)

BACA JUGA: Tembak Helikopter Ukraina, Kelompok Separatis Bantah Ada Gencatan Senjata

BACA ARTIKEL LAINNYA... TIME Kritisi Klip Tampilan Nazi Ahmad Dhani


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler