Kebakaran di Kotim, Seorang Pelajar Meninggal Dunia

Sabtu, 26 Agustus 2023 – 12:45 WIB
Ilustrasi kebakaran. Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com - SAMPIT - Kebakaran besar terjadi di Jalan Iskandar Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (26/8) sekitar pukul 04.50 WIB.

Kebakaran itu mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia, lima rumah hangus terbakar, dan dua rumah terdampak atau rusak sebagian karena terkena api.

BACA JUGA: Kebakaran Hutan Melanda Kawasan Gunung Ciremai, Ratusan Petugas Diturunkan untuk Menjinakkan Api

"Kami sangat berdukacita dan sangat prihatin atas musibah ini. Kebakaran menimbulkan korban jiwa, seorang pelajar bernama Kalvin Pratama, siswa SMK," kata Camat Kota Besi Gusti Mukafi di lokasi kejadian, Sabtu (26/8).

Api dengan cepat membesar karena rumah warga terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar.

BACA JUGA: Polisi Olah TKP Kebakaran 3 Kantor Dinas di Yahukimo

Jarak rumah warga yang berdekatan juga membuat kebakaran dengan cepat meluas.

Pemadaman kebakaran dilakukan dengan peralatan seadanya, termasuk mesin pompa air milik warga setempat.

BACA JUGA: Kanada Mengalami Kebakaran Hutan Terburuk, Ini Alasan Mengapa Kita Harus Peduli

Peristiwa yang terjadi cukup cepat itu membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Nahas dialami korban yang tidak sempat menyelamatkan diri karena api sudah membesar membakar rumah mereka.

Saat api dipadamkan, warga menemukan pelajar tersebut sudah tidak bernyawa dengan kondisi luka bakar cukup parah pada bagian kaki.

Jenazah korban ditemukan di antara puing rumahnya, dan langsung dievakuasi.

Tangis warga pun pecah menyaksikan evakuasi jenazah pelajar yang dikenal mempunyai perangai yang baik itu.

Warga dan pihak keluarga tidak menyangka anak itu menjadi korban musibah tersebut.

"Informasi pihak keluarga, rencananya dimakamkan hari ini. Kami turut berdukacita yang mendalam," ujar Gusti Mukafi yang juga datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan mendoakan almarhum.

Saat ini korban kebakaran sebagian menumpang di rumah warga atau kerabat.

Dapur umum sudah didirikan.

Pemerintah Kecamatan Kota Besi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk bantuan bagi korban kebakaran.

Sementara itu, kepolisian setempat sedang menyelidiki penyebab kebakaran itu.

Lokasi kejadian juga sudah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi juga masih mendalami kabar dugaan api berasal dari kamar korban. Sejumlah saksi juga akan dimintai keterangan untuk menelusuri kronologi kejadian, termasuk kabar bahwa ada warga yang sempat mendengar teriakan korban saat api berkobar hebat pada waktu kejadian. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler