Kebakaran di Smelter Nikel KFI, 1 Pekerja Asal China Tewas, Puslabfor Polri Turun Tangan

Jumat, 13 Oktober 2023 – 06:51 WIB
Suasana saat kebakaran terjadi di pabrik peleburan (smelter) nikel PT Kalimantan Ferro Industri di Kelurahan Pendingin, Sangasanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada Rabu (11/10) sore sekitar pukul 17.30 WITA. Foto: source for jpnn

jpnn.com, KUTAI KARTANEGARA - Seorang pekerja asal Tiongkok tewas dalam kebakaran yang terjadi di pabrik peleburan (smelter) nikel PT Kalimantan Ferro Industri (KFI) di Kelurahan Pendingin, Sangasanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Rabu (11/10) sore sekitar pukul 17.30 WITA.

Selain menewaskan Ji Ler (49), insiden tersebut juga menyebabkan rekan korban yang bernama Cui Weiqiang (40) mengalami luka bakar parah.

BACA JUGA: Kebakaran 8 Rumah di Bone Sulsel, 1 Warga Meninggal Dunia

Pascakejadian tersebut, keduanya sempat dilarikan ke RSUD AW Sjahranie, Samarinda.

Namun, nyawa Ji Ler tidak tertolong dan meninggal dalam perjalanan.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Minta Aparat Penegak Hukum Mengusut Tuntas Kebakaran TNWK Lampung

Kasi Humas Polres Kukar Iptu Slamet Rijadi mengungkapkan kronologi kebakaran berawal dari percikan api di sebuah cerobong pabrik yang berfungsi untuk mengalirkan batu bara ke tungku pembakaran.

Korban selamat Cui Weiqiang mencoba memadamkan api tersebut dengan cara mencoloknya menggunakan besi.

Namun, hal itu justru memicu ledakan yang mengakibatkan kobaran api menjalar ke lantai bawah dan atas.

“Korban pertama (Cui Weiqiang) mengalami luka bakar di seluruh tubuh begitu juga korban kedua mengalami luka bakar dinyatakan meninggal dunia,” beber Slamet.

Petugas pemadam kebakaran Sangasanga berhasil memadamkan api sekitar pukul 18.30 WITA.

Sementara itu, Owner Representatives PT KFI Ardhi Soemargo membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

Ardhi mengatakan pabrik tersebut masih dalam tahap uji coba dan belum ada produksi.

“Posisi saat itu memang ada commissioning (uji coba), jadi belum ada produksi. Kami menduga ada human error,” kata Ardhi melalui keterangan tertulis.

Tim Puslabfor Olah TKP kebakaran

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri Cabang Surabaya dijadwalkan tiba di lokasi kebakaran pada hari ini, Jumat (13/10).

"Tim Puslabfor ke sana untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo, Jumat (13/10).

Hingga hari ini, TKP kebakaran masih dalam pengawasan pihak kepolisian, selain untuk mempertahankan status quo juga untuk memastikan api benar-benar padam.

Menurut Kombes Yusuf, hingga Kamis siang hawa panas masih terpancar dari lokasi bangunan yang terbakar meskipun saat dilihat dari pantauan drone, tidak ada lagi titik api.

Operasional pabrik yang masih dalam uji coba pun dihentikan untuk sementara.

Polisi juga menjadwalkan untuk memeriksa sejumlah saksi dalam kejadian tersebut.

"Ada lima saksi yang kami periksa. Mereka itu sekuriti, pekerja, dan dari pihak manajemen perusahaan," sebut Kombes Yusuf.

Sementara ini polisi masih menunggu kelima orang tersebut pulih dari kejadian tersebut.

“Kalau kondisi mereka sudah membaik kami pasti akan segera periksa. Tidak menutup kemungkinan juga memanggil saksi-saksi lainnya,” lanjut Kombes Yusuf.

Pabrik nikel PT KFI di Sanga-Sanga diresmikan Gubernur Kaltim Isran Noor pada 19 September 2023.

Pabrik ini memiliki nilai investasi mencapai Rp 30 triliun dan diklaim mampu menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 1.700 pekerja. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler