Keindahan Jawa Barat akan Dieksplorasi di BNI-ITB Marathon 2019

Sabtu, 05 Oktober 2019 – 13:31 WIB
Menpar Arief Yahya. Foto: Kemenpar

jpnn.com, BANDUNG - Ajang sport tourism lagi-lagi menjadi ujung tombak untuk mendukung kepariwisataan. Kali ini, Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar lomba lari ultra marathon. Namanya BNI-ITB Marathon 2019. Rutenya, Jakarta-Bogor-Puncak-Cimahi-Bandung. Jarak tempuhnya sejauh 200km. Dihelat 11-13 Oktober 2019, gelaran ini bakal membawa peserta menyusuri indahnya alam Jawa Barat (Jabar).

Menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, lomba lari tahun ini bakal berbeda. Bukan saja jaraknya, tetapi juga view yang akan ditampilkan. "Ini menjadi sebuah sensasi tersendiri bagi setiap pelari yang hadir di event ini. Setiap jengkalnya bakal memberikan aura tersendiri. Sensasinya bakal luar biasa," kata Menpar Arief, baru-baru ini.

BACA JUGA: Kemenpar Diminta Tak Paksakan Konsep Wisata Halal di Labuan Bajo

Apa yang diungkapkan Menpar Arief Yahya, diamini ketua panitia BNI-ITB Marathon 2019 Gatot Sudariyono. Menurutnya, ajang ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Tercatat 4.500 peserta telah dipastikan bakal mengikuti ajang tahun ini. Torehan ini jelas melambung tinggi dari catatan tahun lalu yang hanya diikuti oleh 2.000 peserta. "Ajang sport tourism saat ini semakin diminati wisatawan. Terbukti tahun ini peserta melonjak sangat tinggi. Apalagi rutenya kita set semakin ciamik," kata Gatot.

Gatot menambahkan, tahun ini terdapat tiga kategori dalam lomba lari ITB Ultra Marathon, yakni lomba, festival, dan fun run. Untuk kategori lomba ditujukan kepada pelari individu yang akan berlari menempuh jarak 200 km, dua pelari estafet putra dan putri yang masing-masing menempuh jarak 100 km, dan empat pelari estafet campuran dengan jarak 25 km.

BACA JUGA: Kemenpar Branding Dua Sport Tourism Besar Indonesia

Untuk kategori lomba, juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta, sedangkan juara ketiga Rp15 juta. Selain itu, ada juga kategori festival yang ditunjukkan untuk alumni ITB. Kategori ini terdiri dari sembilan pelari relay dengan jarak tempuh masing-masing 22,2 km, dan 18 pelari estafet dengan jarak 11,1 km. Terdapat juga kategori fun run dengan jarak tempuh 5 km.

"Lomba lari ITB Ultra Marathon 2019 dengan jarak tempuh 200 km dengan rute Jakarta-Bogor-Puncak-Cimahi-Bandung akan start di Kantor BNI Pusat Jakarta untuk kemudian finis di Kampus ITB Bandung. Jalurnya sudah pasti bakal membuat para peserta dapat menikmatinya. Ini yang menjadi sebuah pembeda dari lomba lari pada umumnya," papar Gatot.

BACA JUGA: Menpar Arief Yahya Buka Festival Tanjung Lesung & Rhino Cross Triathlon 2019

Semetara itu Kadisparbud Jabar Dedi Taufik menilai ajang ini sebagai cara baik mempromosikan pariwisata Jabar. Terutama sepanjang jalur yang akan dilalui peserta. Karena efek yang didapatkan akan semakin berlipat. Baik itu dari peserta maupun pemberitaan yang ada.

"Ajang sport tourism selama ini terbukti sebagai corong yang sangat baik bagi promosi pariwisata. Keberadaannya selalu mampu membuat destinasi yang dilalui terekspose dengan baik. Tentunya ajang ini pun akan kami dukung sepenuh hati karena bakal mengangkat pariwisata Jabar. Apalagi pesertanya begitu banyak. Ini menjadi keuntungan bagi kami," ucapnya. (jpnn)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler