Kejadiannya di Kafe, 3 Prajurit TNI AD Pukul Polwan

Selasa, 07 Desember 2021 – 16:49 WIB
Dokumentasi jajaran pejabat utama Korem 102/Panju Panjung dan Polda Kalimantan Tengah saat memberikan keterangan dalam jumpa pers, di Palangka Raya, Selasa (7/12/2021). Foto: ANTARA/Fernando

jpnn.com, PALANGKARAYA - Tiga orang oknum TNI AD dari Batalion Rider 631/Antang diduga memukul seorang polisi wanita (polwan).

Insiden pemukulan terhadap polwan yang merupakan anggota Raimas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terjadi di salah satu kafe di Palangkaraya, Sabtu malam (4/12), sempat viral di media sosial.

BACA JUGA: Bus Berisi Siswa Sekolah Polisi Negara Tabrakan dengan Truk, Ngeri, Ada yang Tewas

Terkait kejadian itu, pimpinan Polda Kalteng langsung mendatangi Markas Korem 102/Panju Panjung, Palangkaraya.

"Kejadian itu murni kesalahpahaman semata," kata Kepala Penerangan Korem 102/Panju Panjung Mayor Infanteri Mahsun Abadi saat jumpa pers di aula Markas Komando Korem 102/Panju Panjung, Palangkaraya, Selasa.

BACA JUGA: Dari Pijat Plus-Plus, AW dan RW Kantongi Rp 800 Ribu Sehari

Dia pun menyampaikan kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

Hanya, sesuai arahan pimpinan, siapa pun yang terlibat dalam kesalahpahaman itu, akan ditindak sesuai undang-undang dan aturan hukum yang berlaku.

Dia menegaskan Komandan Korem 102/Panju Panjung Brigadir Jenderal TNI Yudianto Putrajaya akan memberikan sanksi kepada yang terlibat karena peristiwa itu merupakan salah satu dari tujuh pelanggaran berat yang sudah dicanangkan TNI AD yang tidak boleh dilanggar setiap anggotanya.

"Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga, sinergitas TNI-Polri harus tetap dirawat dan diperkuat, itu merupakan hal yang mutlak," kata Abadi.

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan, tiga oknum TNI AD yang diduga terlibat telah diperiksa.

Di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Eko Saputro didampingi Dirsamapta dan Kabid Propam mengatakan mereka mendukung penuh sekaligus menyerahkan seluruh proses penanganan para pelaku kepada Korem 102/Panju Panjung.

Saputro menyebutkan anggota Raimas Polda Kalteng yang menjadi korban dari peristiwa itu sudah dilakukan pengobatan dan sekarang dalam kondisi sehat.

Untuk itu, diminta kepada semua lapisan masyarakat, agar menjaga situasi kantibmas aman, kondusif, dan terkendali. 

"Terpenting sinergitas dan kolaborasi TNI-Polri adalah harga mati sehingga tugas dan tanggung jawab pemerintah berjalan lancar dan baik," kata dia. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Polwan   TNI   kafe   Tentara Pukul Polisi   TNI AD  

Terpopuler