Kejagung Serahkan Dugaan Korupsi Marwan Effendy ke KPK

Jumat, 07 September 2012 – 19:19 WIB
JAKARTA - Kejaksaan Agung mengaku telah melakukan berbagai upaya sebelum menyimpulkan bahwa Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM Was) Marwan Effendy tak terbukti menggelapkan barang bukti kasus BRI senilai Rp 500 miliar. Selain memeriksa 27 orang, tim khusus yang diketuai Wakil Jaksa Agung Darmono juga menggunakan data aliran dana dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Namun upaya Kejagung itu tak menemukan adanya kejanggalan. “Secara keseluruhan dana yang disita dan dikembalikan adalah persis sama,” kata Darmono, Jumat (7/9).

Darmono merinci, barang sitaan kasus BRI antara lain Rp 33,17 miliar dan USD 3 juta yang disita dari tersangka Dedi Gumilar.  Dari tersangka lain, Agus Riyanto yang saat kejadian menjadi Kepala Cabang BRI Tanah Abang, disita uang senilai Rp 2,08 miliar.

Uang lainnya, tambah Darmono, disita dari Hartono sebanyak Rp 9,834 miliar. “Jadi total yang disita adalah Rp 47,614 miliar. Ini adalah jumlah aset yang disita dan telah dikuatkan keterangan resmi PPATK,” ujar Darmono lagi.

Sementara untuk klarifikasi, tim sempat meminta keterangan Marwan yang kala kejadian tahun 2004, menjabat sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI. Lainnya adalah pemeriksaan terhadap mantan Kajati Jawa Tengah, Kepala Cabang BRI Senen, serta pengacara M Fajriska Mirza alias Boy selaku pelapor.

Sementara soal adanya laporan Boy ke Baresktim Mabes Polri dan KPK terkait hal ini, Darmono menyebutkan akan mengklarifikasinya dengan temuan tim khusus tersebut. “Atas petunjuk Jaksa Agung (kesimpulan tim) akan disampaikan kepada Bareskrim dan KPK. Biar yang lain ikut membuka kasus ini. Apalagi ini ada dugaan pencemaran nama baik,” ujar Darmono.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Marwan telah melaporkan Boy ke Bareskrim karena telah mencemarkan nama baiknya lewat internet. Mantan JAM Pidana Khusus itu menduga pemilik akun triomacan2000 tak lain dari Boy. Tudingan terhadap Marwan pertama diembuskan lewat akun Twitter @Triomacan2000 lewat blog. Boy sendiri berulangkali membantah sebagai pemilik akun. (pra/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... MenPAN&RB Pantau Langsung Tes CPNS Instansi Pusat

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler