Kejar Happy Ending

Minggu, 01 Juli 2012 – 07:31 WIB

MALANG  -- Duel Persema Malang melawan PSM, Minggu (1/7) sore nanti, merupakan laga yang sangat menentukan bagi posisi akhir kedua tim di klasemen Indonesian Premier League (IPL). Terutama bagi PSM, lantaran ini laga pamungkasnya.
   
Sementara buat Persema, masih menyisakan satu laga lagi usai menjamu PSM di Stadion Gajayana Malang, sore nanti. Hanya saja, lawan pamungkasnya nanti adalah Arema Indonesia. Makanya, Laskar Ken Arok pun menargetkan tiga poin saat bersua Pasukan Ramang.
   
Kedua tim pun siap bermain habis-habisan guna meraih kemenangan. Target mereka menutup kompetisi dengan kemenangan alias mengejar happy ending alias akhir yang bahagia. Laga ini juga merupakan pertaruhan gengsi dua tim eks perserikatan.
   
Tuan rumah Persema, tentu saja ingin meraih kemenangan sekaligus revans. Sebab, pada putaran pertama lalu, Persema takluk 2-4. Sedangkan PSM, ingin mengulangi sukses mereka mengalahkan Persema di kandangnya seperti pada era ISL beberapa waktu lalu.
   
Kapten PSM, Andi Oddang menyatakan bahwa timnya memang harus bekerja lebih keras lagi untuk meraih kemenangan. Karena sang lawan juga butuh tiga poin dan akan mendapat dukungan penuh suporternya.
   
"Melawan Persema, kita harus lebih bekerja keras lagi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Apalagi, ini pertandingan terakhir untuk menjaga posisi setidaknya tetap di tiga besar," ujarnya.
   
Oddang pun berjanji akan bermain habis-habisan guna memburu happy ending. Senada dengan striker asal Montenegro, Ilija Spasojevic. Menurutnya, meski kali ini PSM minus beberapa pilar, namun tetap mencoba meraih kemenangan.
   
"Target utama kita tiga angka. Tetapi, kalau akhirnya hanya bisa mendapatkan satu poin, maka kita harus bisa menerimanya karena Persema tim yang bagus. Namun, kami tetap berupaya menang," tegas Spaso.   
   
Diakui pengoleksi sepuluh gol di IPL itu, melawan Persema merupakan laga yang sulit. Tetapi, pihaknya ingin meraih poin dan semua pemain, kata dia, sudah siap dengan mengerahkan seluruh kemampuannya. "Kami memburu happy ending," kuncinya.
   
Sang mentor, Petar Segrt juga beberapa kali menyatakan target timnya melawan Persema adalah kemenangan.    
"Sekarang Persema akan bermain melawan kami. Itu artinya, kami akan menghadapi tim dengan skuat terbaiknya. Tetapi, kami harus terima itu dan berjuang keras untuk bisa meraih poin," kata Petar.
   
Jelang laga, PSM memang dalam kondisi pincang terutama lini tengah. Seperti Syamsul Bachri Haeruddin tidak dibawa ke Malang karena terkena tifus. Rasyid A Bakri dan Kurniawan yang diharapkan bisa menopang kekosongan itu, ternyata tidak mendapat izin dari timnas.

Sementara Fandy Edy yang belakangan ini tampil memukau dipastikan absen karena terkena akumulasi kartu kuning. "Memang sulit karena kehilangan pilar penting di lini tengah. Kami juga masih akan melihat perkembangan kondisi Kwon Jun, Hendra, dan Spaso," tandasnya.
   
Tuan rumah pun tak mau kalah. Kapten Persema, Bima Sakti menyatakan timnya sudah melupakan masalah gaji dan bonus. "Kita bermain sebaik mungkin saja. Berusaha maksimal meraih kemenangan di kandang supaya target di tiga besar tetap terjaga," kata Bima.
   
Nah, siapakah yang akan meraih kemengan kali ini? Jawabannya sore nanti di Stadion Gajayana Malang. (fajar)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Auf Wiedersehen, Deutschland


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler