Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa Resmi Ditutup, Inilah Pemenangnya

Senin, 28 Maret 2022 – 03:59 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) Muchamad Nabil Haroen atau yang biasa dipanggil Gus Nabil menyerahkan penghargaan kepada para pemenang dalam Kejurnas Pagar Nusa di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Minggu (27/3) malam. Foto: Dok Pagar Nusa

jpnn.com, JAKARTA - Kejuaran Nasional (Kejurnas) dan Festival IV Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) resmi ditutup di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Minggu (27/3) malam.

Ajang kejuaraan yang mengangkat tema “Berdikari dan Berprestasi” ini ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nusron Wahid dengan memukul gong sebanyak sembilan kali.

BACA JUGA: Doa dan Harapan Gibran Terkait Kejurnas Pagar Nusa, Simak

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) Muchamad Nabil Haroen atau yang biasa dipanggil Gus Nabil mengatakan ajang pencak silat tingkat nasional ini digelar dalam dua sesi, yaitu sesi virtual dam sesi tanding.

Menurut Gus Nabil, sesi virtual telah digelar pada awal Maret 2022 lalu. Sedangkan sesi tanding baru saja diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 Maret di Padepokan Pencak Silat TMII.

BACA JUGA: Pagar Nusa Merilis Lagu untuk Menjangkau Publik

“Untuk sesi tanding kami selenggarakan selama tiga hari penuh ini dan Alhamdulillah dari dua sesi itu diikuti total lebih dari 800 atlet dari seluruh Indonesia,” ujar Gus Nabil.

Wakil Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) ini bersyukur kualitas atlet pencak silat Pagar Nusa makin meningkat, mulai dari Kejurnas pertama hingga keempat sekarang ini.

BACA JUGA: Kejurnas IV Pagar Nusa Angkat Tema Berdikari, Nih Alasannya

Dia pun mengimbau kepada pimpinan cabang dan wilayah Pagar Nusa untuk terus meningkatkan kualitas atletnya.

“Para pimpinan wilayah dan cabang untuk dapat terus meningkatkan atletnya, para pelatihnya, wasit dan jurinya, supaya di kejuaraan-kejuaraan mendatang kualtias atlet kita lebih baik lagi dan kita bisa mengharumkan Pagar Nusa dan NU,” ucap dia.

Dalam Kejurnas sesi tanding ini, Kontingen Jawa Timur berhasil meraih juara umum pertama setelah memenangkan 38 emas, 5 perak, dan 8 perunggu.

Juara umum kedua diraih oleh Kontingen Jawa Tengah setelah membawa 15 emas, 16 perak, dan 14 perunggu. Sedangkan juara umum ketiga ditempati oleh Kontingen DKI Jakarta dengan raihan 7 emas, enam perak, dan 3 perunggu.

Dalam acara penutupan ini, ratusan atlet Pagar Nusa juga mendengarkan tausiah dari Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori.

Dia menjelaskan pencak silat sebenarnya telah ditanamkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat, tabiin, ulama, dan sampai kepada Jamiyah NU.

Kemudian, NU melahirkan anak yang bernama Pagar Nusa.

“Maka, Pagar Nusa adalah anak kandung Jamiyah Nahdlatul Ulama dalam bidang pencak silat. Ini yang harus kita pegang bersama-sama,” ujar Kiai Said Asrori.

Menurut dia, dalam Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa ini para atlet telah menunjukkan gerakan-gerakan lahiriyah, seperti gerakan halus dan gerakan yang khas. Menurut dia, gerakan-gerakan seperti itu juga harus berpengaruh terhadap gerakan hati.

“Namun, tentu semuanya di dalam rangka memperjuangkan ahlussunnah wal jamaah, dalam rangka memperjuangkan Islam rahmatan lil alamin, dalam rangka menjaga keberlangsungan NU. Ini yang harus kita pegang untuk ktia semua,” kata Kiai Said Asrori.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler