Kekurangan Guru Bisa Ditutupi Honorer

Kamis, 09 Juli 2015 – 18:34 WIB

jpnn.com - JAKARTA--Masalah kekurangan guru secara nasional yang selama ini terjadi, bisa tertangani bila pemerintah tidak memandang sebelahmata kepada tenaga honorer. Pasalnya, yang mengisi kekosongan guru adalah honorer.

"Pemerintah sebenarnya tidak perlu susah-susah lagi. Kekurangan guru bisa ditangani dengan merekrut tenaga honorer yang selama ini sudah mengabdikan diri baik di kota maupun pedesaan," terang Ketua Dewan Pembina Forum Honorer Indonesia (FHI) Pusat Hasbi kepada JPNN, Rabu (9/7).

BACA JUGA: Besaran Tunjangan Profesi Guru Jangan Dipukul Rata

Dia menambahkan, pemerintah seharusnya segera merampungkan pemetaan guru dan tenaga kependidikan dengan membenahi pendistribusian sehingga tidak menumpuk di satu tempat sementara lainnya kekurangan.

"FHI berharap dengan penundaan penerimaan CPNS 2015 pemerintah daerah dan pusat dapat berbenah diri agar bisa diketahui secara pasti berapa jumlah kebutuhan guru dan tenaga kependidikan secara nasional," bebernya.

BACA JUGA: Usulkan Kurikulum Keterbukaan Informasi Diajarkan di Sekolah

Selama ini menurut Hasbi, jumlah kebutuhan guru hanya didasarkan pada asumsi-asumsi tanpa data akurat sehingga dapat menyebabkan penggelembungan data dan permainan KKN yang berimbas pada rekrutmen CPNS.

"Kami bisa memahami Surat MenPAN-RB terkait penundaan rekrutmen CPNS 2015 untuk  memberi kesempatan pada pemerintah untuk membenahi berbagai hal termasuk, Perencanaan, pemetaan, pendistribusian Aparatur Sipil Negara ,dan lain-lain sehingga  pemerintah dapat merumuskan formula tepat dalam mengeluarkan sebuah kebijakan," tuturnya.

BACA JUGA: Kasihan, Guru Swasta Belum Gajian Enam Bulan

Terkait penyelesaian tenaga honorer, FHI meminta pemerintah memproritas RPP Honorer segera dirampungkan pembahasannya menjadi PP di Tahun 2015 ini. (esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ortu Harus Bayar Rp 1,2 Juta Untuk Seragam Baru


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler