Keluarga Ungkap Kondisi Trio Setelah Divaksin AstraZeneca, Sempat Kejang-kejang dan..

Selasa, 11 Mei 2021 – 04:29 WIB
Viki bersama ibunya saat berdoa di makam Trio Fauqi Virdaus, Senin (10/5). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Trio Fauqi Virdaus (22), seorang pemuda asal Buaran, Jakarta Timur dikabarkan meninggal dunia setelah menerima vaksin AstraZeneca pada Rabu (5/5).

Saudara Trio, Viki menjelaskan, sebelumnya adiknya itu mengeluhkan demam, pusing hingga linu di sekujur tubuh setelah tiba di rumah.

BACA JUGA: Trio Meninggal Usai Vaksin AstraZeneca, Begini Reaksi Siti Nadia Kemenkes

"Berdasarkan informasi yang diterima dari keluarga terutama ibu dan adik saya, Vika. Alhamarhum pulang bekerja pada Rabu sekitar pukul 15.30 WIB," kata Viki saat ditemui wartawan, Senin (10/5).

Kepada Viki, almarhum menyebutkan dirinya baru melaksanakan vaksin dan menjelaskan keluhan yang dialami. 

BACA JUGA: Satgas Covid-19: Jangan Sampai Peningkatan Mobilitas Perjalanan Membuat Virus Bermutasi

"Dia merasakan sakit kepala yang luar biasa, badan sekujur tubuh, sekujur tulangnya itu berasa linu sakit dan dia mengalami demam tinggi," lanjutnya.

Viki menyebutkan adiknya sempat ditawari obat warung oleh sang ibu lantaran kondisinya tidak kunjung membaik dan tidak bisa tidur.

BACA JUGA: PT PP Raih Proyek Pembangunan Rumah Sakit dan Universitas

"Dia menolak tawaran tersebut dan sempat mengajak untuk berobat ke klinik terdekat," tutur Viki.

Viki juga menyebutkan sang adik sempat melantur. Dia menduga hal tersebut lantaran Trio sedang demam tinggi.

"Dia bilang bahwa sudah ditunggu neneknya. Terus tidak bisa tidur, mencoba menghubungi temannya untuk diantar ke dokter," tuturnya.

Viki menyebutkan Trio sempat melaksanakan sahur dan berbalas pesan ke rekan kerjanya sebelum pergi ke klinik.

Namun, menjelang siang dirinya sempat kejang dan segera dilarikan ke klinik, namun nyawanya tak tertolong.

"Kemudian disarankan ke RS besar. Kemudian Kamis siang sudah dinyatakan meninggal. Saya tanya apa jenis vaksinnya AstraZeneca," ucap Viki.

Viki juga menyebutkan adiknya tidak pernah menderita penyakit lain sebelum divaksin. Dia juga menyebutkan Trio masih bisa menjalankan aktivitas seperti biasa.

"Hari Minggunya masih ikut lomba burung dengan teman-temannya dan keluarga tidak menemukan riwayat sakit keras selama hidup almarhum," tambahnya.

Sampai saat ini, pihak keluarga Trio masih menunggu keterangan jelas dari instansi terkait perihal vaksin.

Keluarga berharap ada penjelasan konkrit perihal vaksin AstraZeneca.

"Kami menunggu tindak lanjut dari beberapa instansi terkait dan juga terutama pemerintah untuk menjadi perhatian bersama," jelas Viki.(mcr8/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mutasi Virus Corona Masuk Indonesia, Menkes Budi: Segera Vaksinasi


Redaktur & Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler