Kelulusan Diumumkan di Internet dan SMS

Rabu, 22 Mei 2013 – 09:51 WIB
PADANG--Ujian nasional (UN) telah usai. Pada 25 Mei nanti, siswa SMA/MA/SMK yang lulus akan diumumkan. Perayaan kelulusan sekolah sering diwarnai dengan coret-ceret baju, bahkan konvoi berkendaraan dan ugal-ugalan.

Untuk mengantisipasi dampak negatif seperti itu, Dinas Pendidikan Padang bakal mengumumkan hasil ujian nasional (UN) dengan lewat internet (web sekolah) dan SMS. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Padang Indang Dewata, pihaknya bekerja sama dengan operator telekomunikasi XL dalam pengumuman lewat SMS.

"Jadi, dalam perencanaanya siswa, orang tua, atau keluarga bisa mengirim SMS ke operator ini  untuk megetahui kelulusan. Setelah dikirim, beberapa saat operator akan membalas SMS tersebut yang menyatakan lulus atau tidak," ungkap Indang Dewata didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis P2dapodik dan TI Disdik Padang, Syuhadi, Selasa (21/5).

Indang menjelaskan, balasan yang diterima siswa adalah peserta dengan nomor ujian tersebut lulus atau tidak. Jadi, kalau lulus balasan tersebut tertulis lulus, kalau tidak tertulis tidak lulus. Untuk SMS pertama yang dikirimkan ke oprator akan digratiskan. Selanjutnya, SMS berikutnya akan diberlakukan tarif pembayaran sesuai ketentuan.

SMS pertama ini gratis karena akan digunakan oleh siswa sendiri. Setelah itu, akan diberlakukan tariff pembayaran. "Siswa atau orangtua cukup memasukkan nomor ujian siswa dan dikirim ke operator tersebut. Untuk nor operator masih dalam pembicaraan antara operator dan Disdik Padang," ulasnya.

Program kedua adalah menggunakan pengumuman melaui web masing-masing sekolah. Jadi, intinya siswa tidak berkumpul di sekolah karena bisa melihat hasil kelulusan dari mana saja. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi perayaan kelulusan UN dengan hal-hal negatif. Indang menambahkan belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, jika siswa berkumpul di sekolah atau lokasi tertentu, maka akan terbuka peluang untuk melakukan perayaan yang berlebihan.

Indang menambahkan meskipun belum ada keputusan dalam pengumuman kelulusan UN SMA/MA/SMK, tapi sesuai jadwal awal dilakukan pada 25 Mei mendatang. Untuk kepastiannya, Indang masih menunggu dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.  "Rencana awal memang tanggal 25 Mei diumumkan. Jadi, sistem ini sudah bisa berjalan di tanggal itu. Sistem ini nantinya akan digunakan juga untuk pelaksanaan di tigkat SLTP," ulasnya.

Indang juga mengharapkan orangtua juga bisa menahan anaknya untuk tidak berkumpul atau merayakan kelulusan di sekolah. Jika ada keinginan untuk merayakan kelulusan, cukup dengan hal yang sederhana saja. Pasalnya, siswa yang lulus ini juga banyak yang masuk ke PTN menfatra sebagai mahasiswa.

Selain itu, masyarakat sekitar untuk bisa ikut mengawasi prilaku siswa yang merayakan kelulusan dengan berlebihan. Termasuk juga pengawasan dari kepolisian. Jika ada siswa yang ugal-ugalan untuk bisa ditindak. (ek)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Federasi Guru Desak Kurikulum 2013 Diujicoba

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler