Kembangkan Bisnis, Hangry Ajak Brand Kuliner Lain untuk Bergabung

Kamis, 17 Maret 2022 – 22:17 WIB
Perusahaan kuliner Hangry mengajak brand kuliner lainnya untuk bergabung dalam Rumah Brand-Brand Terdepan. Hal itu dilakukan Hangry untuk mengembangkan bisnis kulinernya. Foto: Humas Hangry

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan kuliner multibrand dari Indonesia Hangry mengundang brand F & B untuk bergabung dalam House of Winning Brands (Rumah Brand-Brand Terdepan).

Undangan ini menandai langkah besar Hangry dalam mengembangkan model bisnisnya.

BACA JUGA: Aplikasi PINTU & Moon Chicken by Hangry Hadirkan Menu Spesial Berhadiah Bitcoin

Mereka tidak hanya membangun brand sendiri, tetapi juga mengakuisisi brand lain.

Langkah ini dimulai dengan proses mengakuisisi Accha, brand Indian soul food.

BACA JUGA: Kelola F&B Terminal 3 Ultimate, Taurus Gemilang Dorong Brand Kuliner Lokal

Hangry percaya bahwa melalui penyatuan ini akan mempercepat tujuan keduanya, yaitu membangun brand yang dapat hadir secara global.

Sejak memulai bisnisnya di akhir 2019, Hangry bertujuan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

BACA JUGA: Bisnis Kuliner Warmindo Kekinian dengan Modal Murah, Dapat Gerobak Gratis

Hal ini diwujudkan melalui sajian makanan dengan cita rasa dan kualitas terbaik dari brand-brand yang dikembangkan Hangry dan bisnis yang berfokus pada layanan pesan antar.

Awalnya, Hangry didirikan dengan alasan sederhana, yaitu kecintaan para pendirinya terhadap makanan yang lezat.

Walaupun begitu, Hangry memiliki tujuan yang ambisius, yaitu menjadi bisnis kuliner global.

Dengan model bisnis yang dipilih, Hangry berhasil melayani konsumen perkotaan di Indonesia, berkembang lebih dari 23 kali dalam dua tahun beroperasi, dan memiliki lebih dari 70 outlet.

Pencapaian ini membuat Hangry menjadi salah satu pemain kunci dalam bisnis ini.

Tahun 2021 penting bagi Hangry karena untuk pertama kali mulai merambah restoran makan di tempat.

Pada 2022, tekad Hangry sebagai rumah brand-brand terdepan membangun brand bagi dunia.

Abraham Viktor, Co-founder dan CEO Hangry, mengatakan, semuanya dimulai ketika Hangry melihat kemajuan yang pesat dalam pertumbuhan Accha.

Setelah beberapa kali melakukan pembicaraan, Hangry dan Accha menemukan kesamaan visi, misi, dan filosofi dalam membangun brand.

''Kesamaan ini membuat kami percaya bahwa dapat tumbuh lebih cepat dan lebih efisien saat bergabung dalam satu perusahaan,'' ucapnya.

Accha menawarkan menu-menu Indian soul food dengan sentuhan cita rasa lokal yang ringkas dan harga yang terjangkau.

Accha memastikan ciri khas dan kualitas makanannya tetap tidak terganggu.

Banyak orang di Indonesia yang dapat menikmati makanan khas Padang dan dapat dikonsumsi secara luas, baik wilayah maupun usia.

''Jika diperhatikan, makanan khas Padang mirip dengan beberapa makanan khas India, misalnya kari. Tetapi, fakta bahwa makanan India belum dinikmati seperti makanan Padang mengejutkan untuk kami,” kata Yohan Andrean Suryadinata, Co-founder Accha.

Accha dibangun dengan model bisnis yang mirip dengan Hangry.

Accha berfokus pada layanan pesan antar. Sejak 2019 sampai 2021, Accha berhasil menjual lebih dari satu juta porsi produk.

“Kami percaya bahwa makanan India tidak harus mahal karena itu adalah makanan bagi setiap orang,” lanjut Yohan.

Keberhasilan Accha tidak terlepas dari upaya dalam mengedukasi pasar Indonesia bahwa makanan India dapat dikonsumsi setiap hari, seperti makanan Jepang, Cina atau Thailand melalui penyesuaian resep dengan selera orang Indonesia.

Hangry dan Accha membuktikan bahwa model bisnis yang keduanya adopsi dapat bertahan dari krisis baru-baru ini.

Hangry dan Accha percaya bahwa menggabungkan kekuatan dari kedua brand akan bermanfaat untuk mempercepat pencapaian visi bersama, yaitu menjadi brand makanan global.

Hangry dan Accha memiliki pola pikir, nilai bisnis, momen, serta rencana bisnis yang sama.

“Kami melihat Hangry sudah siap meraih tujuannya, cocok dengan apa yang kami sajikan, dan memiliki pendiri yang baik dan termotivasi,” kata Yohan.

“Ini adalah awal yang baik bagi kami di Hangry. Saat ini, kami memiliki empat brand yang dikembangkan sendiri dan Accha akan menjadi brand kelima dalam keluarga kami,'' ungkapnya.

Hangry juga membuka kesempatan ini bagi brand-brand lain yang memiliki visi yang sama untuk bekerja sama dalam satu perusahaan.

Hangry akan terus menambah outlet, terutama di kota besar di Indonesia, mengakuisisi lebih banyak brand serta membangun brand kami sendiri untuk mempercepat perjalanan kami,” kata Abraham. (mrk/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler