Kemenag Tetap Ajukan Tambahan Kuota 20 Ribu Jemaah Haji

Selasa, 17 April 2012 – 15:11 WIB
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) terus berkomunikasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk memuluskan permohonan tambahan kuota haji sebanyak 20 ribu jemaah. Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama, Slamet Riyanto mengatakan, angka tersebut memang jauh lebih tinggi dari jumlah tambahan kuota yang biasa diberikan oleh pemerintah Arab Saudi.

“Angka tambahan kuota yang kita ajukan memang cukup tinggi, yakni 20 ribu. Biasanya, tambahan kuota yang dipenuhi oleh pemerintah Arab Saudi hanya sebanyak 10 ribu,” ungkap Slamet di Gedung Kemenag, Jakarta, Selasa (17/4).

Dijelaskan, pemerintah Arab Saudi sudah menetapkan kuota sejak awal dan sampai sekarang belum ada perubahan. Usulan tambahan kuota ini, lanjut Slamet, tetap tergantung pada keputusan pemerintah Arab Saudi di sana.

“Sebenarnya, lokasi haji di Mekkah tidak berubah dan tidak mengalami perluasan. Jadi memang tidak mungkin kapasitas 500 orang diisi 1.000 orang, ya tetap harus diisi 500. Persoalan yang terjadi sekarang jumlah jamaah terus bertambah, sementara kapasitas Mina dan Arafah untuk menampung jamaah sangat terbatas. Kalau ditambah lalu mau ditempatkan di mana?," imbuhnya.

Oleh karena itu, meskipun jamaah asal Indonesia di Arab Saudi jumlahnya cukup banyak dan Indonesia memiliki bargaining position yang tinggi, tetap saja harus mengiktui aturan pemerintah di sana. "Mereka tidak hanya mengatur jamaah dari negara kita saja, tapi juga jamaah dari negara di seluruh dunia. Kita tetap akan ajukan kuota sekitar 20 ribuan, mudah-mudahan saja dipenuhi," pungkasnya. (cha/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Mabes TNI Janji Tak Akan Lindungi

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler