Kemenangan Jokowi-JK Jadi Kado Terbaik Harlah PKB

Rabu, 23 Juli 2014 – 20:51 WIB
Wakil presiden terpilih 2014-2019, Jusuf Kalla bersama Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Rabu (23/7), dalam rangka acara peringatan hari lahir PKB ke-16. Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Petang ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tasyakuran hari kelahirannya yang ke-16. Wakil presiden terpilih, Jusuf Kalla hadir dalam acara perayaan hari lahir (harlah) partai yang kini dipimpin Muhaimin Iskandar itu.

Dalam kesempatan itu, Kalla menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PKB yang telah mengusungnya bersama calon presiden Joko Widodo di Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. JK -sapaan Jusuf Kalla- menegaskan, PKB memiliki jasa yang sangat besar bagi pemenangan pasangan Jokowi-JK. Terutama dalam menangkal serangan kampanye hitam bernuansa suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA).

BACA JUGA: KPK Segera Panggil Wakil Ketua MPR di Kasus Korupsi Haji

"Ketika tidak ada PKB maka akan ada pembenaran bahwa pasangan kita tidak Islami. Walaupun sebenarnya saya ketua dewan mesjid, tapi kadang orang lupa," kata JK sambil terkekeh.

Wapres RI periode 2004-2009 itu mengatakan, PKB selama 16 tahun berdiri telah berhasil menyalurkan aspirasi warga nahdliyin dan umat Islam secara luas. Tapi di sisi lain, PKB juga tetap mengedepankan persatuan semua elemen bangsa Indonesia.

BACA JUGA: Tugas di DPR Kelar, Marzuki Akan Tetap Loyal ke SBY

Pria asal Makassar itu pun mengharapkan PKB ke depan tetap mengawal kebhinekaan dan kerukunan yang ada. "Lihat pengalaman di banyak bangsa, kita harus selalu bersyukur menjadi bagian kecil daripada bangsa berpenduduk Islam, yang aman, damai, harmonis, maka kita harus jaga bangsa yang beragam dan moderat ini," tuturnya.

Lebih lanjut JK mengaku tidak bisa memberi apa-apa sebagai kado untuk PKB dalam harlah ke-16 ini. Ia berharap kemenangan Jokowi-JK sudah cukup sebagai kado ulang tahun. "Kado terbaik untuk PKB di harlah ke-16 ini adalah kemenangan kita (Jokowi-JK)," pungkasnya.

BACA JUGA: Minta Jokowi Batalkan Amendemen UU Advokat 2003

Selain Jusuf Kalla, hadir juga sejumlah petinggi partai koalisi pendukung Jokowi-JK. Di antaranya, Ketua Umum Hanura, Wiranto, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dan Ketua Umum PKPI, Sutiyoso.

Presiden terpilih Joko Widodo juga dijadwalkan hadir. Namun, hingga pukul 20.30 WIB Gubernur DKI Jakarta itu belum terlihat di lokasi.(dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lima Tahun di DPR, Marzuki Bersyukur Tak Sekolah di KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler