Kemendag: Kondisi Perekonomian 2022 Akan Dipengaruhi 4 Faktor Ini

Rabu, 24 November 2021 – 22:25 WIB
Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kasan. Foto: Screenshot seminar web bertajuk "Pemulihan di atas Fundamental Rapuh", Rabu (24/11).

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kasan mengatakan kondisi perekonomian Indonesia pada 2022 akan dipengaruhi beberapa faktor.

Kasan menyebut faktor tersebut, antara lain keberhasilan penanganan Covid-19, pulihnya konsumsi masyarakat, implementasi reformasi struktural, dan prospek perekonomian global.

BACA JUGA: Efisiensi Logistik Pelabuhan Bakal Percepat Pemulihan Ekonomi

"Selain konsumsi rumah tangga, ekspor dan impor diharapkan menjadi penopang yang cukup tinggi bagi pertumbuhan ekonomi," ujar Kasan pada seminar web bertajuk "Pemulihan di atas Fundamental Rapuh", Rabu (24/11).

Sebelumnya, pemerintah telah membidik pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar lima persen-5,5 persen dengan kontribusi dari konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar lima persen-5,3 persen, ekspor tumbuh 5,8 persen-7,9 persen, serta impor tumbuh enam persen-8,6 persen.

BACA JUGA: COVID Bikin Eropa Babak Belur, AS Tetap Ogah Korbankan Ekonomi demi Kesehatan

Kemendag menyebut kebijakan penanganan Covid-19 yang dilakukan secara komprehensif dan masif dibidik meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan aktivitas sosial ekonomi.

"Salah satunya, lewat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) disertai program vaksinasi," tutur Kasan. (mcr28/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Wenti Ayu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler