Kemenperin Prioritaskan Produksi Plastik

Selasa, 07 Februari 2017 – 15:29 WIB
Airlangga Hartarto (pidato). Foto: Kemenperin

jpnn.com - jpnn.com - Kementerian Perindustrian menetapkan industri plastik hilir sebagai sektor prioritas pengembangan pada 2015–2019.

Hal tersebut berdasarkan rencana induk pembangunan industri nasional (RIPIN).

BACA JUGA: Industri Besar Harus Jadi Mitra Peningkatan Kualitas

Saat ini, industri kemasan plastik diyakini merupakan rantai pasok dari produk konsumer yang strategis.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, industri kemasan plastik berperan penting dalam rantai pasok bagi sektor strategis lainnya.

BACA JUGA: Ekspor Mebel Indonesia Berpeluang Menyamai Malaysia

Misalnya, industri makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, serta elektronik.

’’Pertumbuhan industri ini cukup tinggi dan potensinya masih besar,’’ kata Airlangga setelah mengunjungi industri kemasan plastik PT Berlina Tbk, Cikarang, Bekasi, Senin (6/2).

BACA JUGA: Industri Elektronik Bisa Tumbuh 122 Persen

Kemenperin mencatat jumlah industri plastik hingga saat ini mencapai 925 perusahaan.

Sektor itu menyerap 37.327 tenaga kerja dan memiliki total produksi 4,68 juta ton.

’’Permintaan produk plastik nasional mencapai 4,6 juta ton dan meningkat lima persen dalam lima tahun terakhir,’’ ungkap Airlangga.

Di sisi lain, Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono menuturkan, fasilitas bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) merupakan salah satu langkah Kemenperin dalam menghadapi kendala pemenuhan bahan baku dan persaingan.

Sementara itu, CEO PT Berlina Tbk Lim Eng Khim mengungkapkan, perusahaannya tengah menargetkan menambah kapasitas 40 ribu ton per tahun atau dua kali lipat dari sebelumnya dengan nilai investasi Rp 100 miliar–Rp 150 miliar.

’’Kami jaga utilitasnya 70–80 persen agar bisa kami genjot lagi jika permintaan naik. Selain itu, jumlah karyawan nambah sekitar 60 persen pada 2017,’’ ujarnya. (agf/c14/sof)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Membaik, Impor Baja Turun


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
industri  

Terpopuler