Kemenpora Berharap Antusiasme Gowes Nusantara di Kota Lain Tak Seperti Minahasa Utara

Sabtu, 22 Juli 2017 – 18:34 WIB
Asdep Olahraga Rekreasi Kemenpora Hamka Hendra Noer ?saat melepas Gowes Pesona Nusantara di Minahasa Utara. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, MINAHASA UTARA - Gowes Pesona Nusantara 2017 di Kabupaten Minahasa Utara telah usai digelar pada Sabtu (22/7) pagi.

Sayang, acara tersebut dinilai belum cukup maksimal dan masif mampu mengajak masyarakat turut berolahraga.

BACA JUGA: Beratnya Perjuangan Mengambil Tanah-Air Minut, Harus Lewati 1000 Anak Tangga

Asisten Deputi Olahraga Rekreasi Kemenpora Hamka Hendra Noer mengakui, dari sisi antusiasme, Minahasa memang tak sebaik kota-kota lain yang menyelenggarakan.

Dibandingkan yang Sabtu hari ini start seperti ‎Tanahlaut dan Halmahera, antusiasme di Minahasa Utara bisa disebut jauh. Demikian juga dibandingkan dengan 30- kota lain yang telah start Gowes Pesona Nusantara.

BACA JUGA: Gowes Pesona Nusantara Halmahera Selatan Tak Akan Kalah dengan Daerah Lain  

"Harus diakui, antusiasme masyarakat, jumlah peserta, di sini adalah yang paling kurang," terangnya, usai kegiatan.

Memang, pantauan JPNN, hanya ada 90-an pegowes yang mengikuti start ini. Selain itu, baliho, spanduk, umbul-umbul penanda ada kegiatan Gowes di Minahasa Utara, nyaris tak ada.

BACA JUGA: Menpora Kukuhkan Pemuda Antinarkoba di Yogyakarta

Hanya backdrop dan spanduk yang dipasang di kantor Bupati Minahasa Utara saja yang terlihat, sisanya lebih banyak umbul-umbul merk motor dan produk minuman-makanan.

"Saya harap kota-kota lainnya, jauh lebih antusias tidak seperti di Minahasa Utara ini. Minggu depan di Manado, saya harap bisa 20 kali lipat lebih bagus, apalagi ada rencana Presiden melepas," ungkapnya.

Saat menanyai beberapa peserta Gowes, salah satunya Rendi (28 tahun) terungkap bahwa sosialisasi dan publikasi kegiatan Gowes di Minahasa Utara sangat minim.

"Ini komunitas sepeda banyak di sini, yang datang cuma satu apa dua tadi, sisanya ya banyak pegawai, bukan masyarakat, saya saja tahunya mendadak setelah buka pesan dari teman pagi-pagi tadi, makanya saya langsung meluncur ke sini," ungkapnya.

Hal yang sama juga dirasakan salah satu penjual makanan di acara Gowes. Alex (38) mengaku baru mendengar ada acara ramai-ramai di kantor Bupati pada Sabtu pagi. Dia buru-buru bergerak ke lokasi, untuk mengais rezeki.

Hasilnya, ternyata di luar dugaannya, harapannya untuk bisa menjual berbungkus-bungkus makanan, tak tercapai.

"Dibandingkan car free day saja jauh ini Bang. Kalau saya lihat tak sampai 100, paling cuma 60 sampai 70 an orang saja," ungkap dia.

Memang, pihak panitia tak mengungkap jumlah peserta yang mengikuti Gowes Pesona Nusantara ini. Tapi, menilik daerah-daerah lain, minimal yang mengikuti GPN lebih dari 1000 pegowes.

"Kami berharap minimal seribu peserta, ini sepuluh persennya saja mungkin belum tercapai. Minahasa Utara akan kami evaluasi, dan kami akan mencari kota lain yang lebih bergairah dan mampu menerjemahkan ajakan Ayo Olahraga ini dengan maksimal," timpal Hamka Hendra Noer yang mewakili Menpora Imam Nahrawi. (dkk/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menpora Lepas Langsung Gowes Pesona Nusantara di Tanahlaut


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler