Kemensos Beri Bantuan kepada Pasien Anak di Rumah Singgah

Rabu, 19 Januari 2022 – 14:47 WIB
Mensos Tri Rismaharini mengunjungi Rumah Singgah Respek Peduli untuk memberikan semangat kepada pasien anak yang berjuang melawan sakit pada Selasa (18/1). Foto: Humas Kemensos

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mendatangi Rumah Singgah Respek Peduli di daerah Jakarta Utara.

Rumah singgah ini ditempati pasien anak yang menjalani pengobatan untuk sementara.

BACA JUGA: Kemensos Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Banten

Data per kemarin (18/01), terdapat sembilan anak yang rata-rata berusia di bawah 5 tahun yang ditampung di rumah singgah itu.

Mereka datang dari berbagai kota seperti Lampung, Banten, Batam, dan Pandeglang.

BACA JUGA: Kemensos Bakal Tarik Donasi Rumah untuk Gala Sky? Marissya Icha Jawab Begini

Mensos Risma menyapa anak-anak yang didampingi ibu dan kerabat mereka masing-masing.

Sambil membagikan bantuan dan mainan, Risma memberikan semangat kepada anak-anak yang tengah berjuang melawan berbagai jenis penyakit.

BACA JUGA: Kemensos Tinjau Banjir Bandang, Risma Tak Ingin Warga Lama di Pengungsian

“Ibu tahu kalian sedang berjuang melawan sakit, tetapi harus tetap bergembira dan semangat,'' kata Mensos Risma di Rumah Singgah Respek Peduli di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (18/1).

Dalam kesempatan ini, Kemensos menyerahkan bantuan 3 laptop untuk tiga anak, 1 telepon seluler untuk satu anak, uang tunai Rp 100 juta untuk sepuluh orang, 1 sepeda, dan uang tunai untuk rumah singgah Rp 50 juta.

Total bantuan uang Rp 150 juta dari Direktorat PSDBS. Kemudian, diserahkan bantuan berupa bahan pokok dari Balai Galih Pakuan dan Balai Panasea.

Mensos Risma membuka diri untuk memberikan bantuan lain.

“Dalam pembicaraan, mereka memerlukan ambulans. Saya siap bantu. Ambulans kita siapkan di Kemensos. Kalau sewaktu-waktu mereka membutuhkan, bisa menghubungi kami. Sebab, kalau menyewa sendiri, cukup mahal,” katanya.

Kunjungan Mensos ke rumah singgah merupakan bentuk perhatian dan dukungan moral kepada anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit.

Selain itu, kunjungan Mensos merupakan bentuk apresiasi kepada para relawan di seluruh tanah air yang berjuang tanpa pamrih untuk membantu sesama.

Risma menyatakan, masalah sosial yang dihadapi bangsa kita sangat kompleks. Negara tidak bisa bekerja sendiri mengatasi berbagai masalah.

“Negara perlu bersinergi dengan berbagai kekuatan di tengah-tempat mayarakat. Keterlibatan dan inisiatif yang sudah dilakukan YRPI ini perlu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” katanya.

Mensos Risma menyatakan, kehadirannya tidak lepas dari informasi yang dimuat media terkait salah satu anak penghuni rumah singgah.

Yakni, Aulia Alfina Febriyanti (13). Warga Komplek Narimbang Baru, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten, ini didiagnosis menderita gagal ginjal.

Saat berjumpa Aulia, Risma berpesan agar siswi Kelas 2 MTsN 1 Rangkasbitung itu terus bersemangat.

“Aulia harus terus bergembira. Jangan sedih, ya sayang,” katanya.

Rumah singgah ini dikelola YRPI. Organisasi nirlaba ini menyediakan rumah singgah gratis untuk pasien anak yang sakit dan keluarga pasien dari luar Jakarta.

Mereka bisa tinggal sementara selama masa pengobatan di rumah sakit yang menjadi rujukan nasional di Jakarta.

Misalnya, Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) dan Rumah Sakit Pusat AD (RSPAD) Gatot Soebroto.

Fasilitas ini diberikan untuk meringankan beban keluarga pasien dalam biaya operasional selama tinggal untuk berobat di rumah sakit rujukan yang jauh dari tempat kota asal mereka. (mrk/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler