Kementan Launching Smart Green House Eduwisata di Polbangtan Bogor

Senin, 14 Desember 2020 – 22:03 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Humas Kementan.

jpnn.com, BOGOR - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan me-launching Smart Green House Eduwisata di Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Jawa Barat, Senin (14/12).

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa Smart Green House adalah inovasi terbaru yang mampu mengendalikan suhu microclimate pada sebuah lahan pertanian modern.

BACA JUGA: Kementan Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik Dari Kemenpan-RB

Penggunaan green house diyakini dapat menghasilkan produksi pangan berkualitas yang berbasis pada konsumusi dalam negeri serta peningkatan ekspor.

"Smart Green House itu sebetulnya bagian dari smart agriculture yang sedang kami bangun sesuai arahan Bapak Menteri (Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo)," kata Dedi, Senin (14/12).

BACA JUGA: BPPSDMP Kementan Perkuat BPP Kostratani

Jadi, Dedi menegaskan bahwa pada intinya ini adalah pertanian modern yang memanfaatkan informasi teknologi khususnya internet of thing atau artifisial intelijen.

"Jadi semua yang di sini sudah menggunakan sensor yang dilengkapi dengan big data," ungkap Dedi.

BACA JUGA: Kepala BPPSDMP: Kostratani Program Pemerintah untuk Sejahterakan Rakyat

Dia menjelaskan, penggunaan green house juga mampu mengatur suhu optimal pada tanaman hortikultura antara 15 sampai 20 derajat celcius.

Untuk tanaman padi dan jagung, bisa diatur sampai 25-30 derajat celcius. Semua pola tanam ini diatur dan dikendalikan dengan sensor suhu dan sensor nutrisi, sehingga mampu menjaga kelembaban udara dengan baik.

"Jadi kalau tidak memenuhi syarat untuk produktivitas maksimal, green house ini akan berbicara melalui robot construction agar mengoptimalkam suhu yang ada. Dari situ semua sistem bergerak cepat," katanya.

Menurut Dedi, Smart Green House Eduwisata ini nantinya akan dikembangkan di beberapa pusat pendidikan Polbangtan di Indonesia.

Konsep ini wajib berjalan optimal agar pertanian Indonesia tumbuh dengan sentuhan teknologi digitalisasi melalui tangan terampil generasi muda, khususnya para alumnus Polbangtan.

"Saya katakan ini adalah tempat penggemblengan calon-calon pengusaha pertanian utamanya memang petani milenial," ujarnya.

Nah, lanjut dia, kebetulan di sini adalah bagian dari Polbangtan yang secara tupoksinya menghasilkan alumnus calon petani milenial.

"Intinya inovasi ini sebagai sarana tempat anak-anak belajar," katanya.

Aryadi, salah satu pengendali green house Polbangtan Bogor menyambut baik kehadiran inovasi Smart Green House Eduwisata ini.

Menurut dia, tantangan pertanian ke depan perlu mendapat sentuhan khusus dari teknologi modern yang berbasis pada kecerdasan buatan.

"Tidak bisa gunakan cara-cara yang tradisional karena pertanian terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Saya senang karena green house ini bisa membuat produksi menjadi lebih berkualitas," tutupnya. (*/jpnn)

 

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler