Kementan Perjuangkan Ekspor dan Kesejahteraan Petani Sawit

Rabu, 17 Juli 2019 – 11:38 WIB
Ilustrasi petani sawit. Foto: JPG

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menghadiri sidang senior official meeting Concil Of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) yang berlangsung selama dua hari di Kuala Lumpur, Malaysia. Pertemuan ini bertujuan untuk membangun hubungan kerja sama yang lebih erat lagi antar negara-negara penghasil minyak sawit.

"Bagi Indonesia, pertemuan ini sangat penting sekali dan bisa memberi kontribusi pada meningkatkan ekpor," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan Antarjo Dikin, Selasa (16/7).

BACA JUGA: Kementan Perjuangkan Ekspor dan Kesejahteraan Petani Sawit

BACA JUGA: Kementan Lepas Ekspor Bawang Merah ke Tetangga di Asia Tenggara

Selain itu, kata Antarjo, CPOPC juga berpotensi besar pada peningkatan pendapatan petani sawit, pengentasan kemiskinan, membuka akses lapangan pekerjaan dan membuka peluang usaha lainya.

BACA JUGA: Kiat Kementan dan Pemkab Sukabumi Cegah Puso

"Ini adalah pertemuan ke 18 dan pertemuan ke 7 untuk Ministerial Meeting (MM) dengan delegasi RI dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketua SOM Indonesia yang diwakili Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Kemenko Perekonomian," katanya.

BACA JUGA:Kementan Rangkul Wageningen University Research untuk Rancang Proyek Sayuran

BACA JUGA: Kementan Lepas Ekspor Bawang Merah ke Tetangga di Asia Tenggara

Antarjo mengatakan, dalam pertemuan itu Indonesian juga menekankan pentingnya penanganan isu lingkungan (sustainability) dan ancaman pencemaran kimia berbahaya dari proses minyak sawit.

Namun disisi lain, pertemuan ini juga sekaligus untuk memperjuangkan harga minyak sawit agar dapat naik dan mengangkat kesejahteraan petani. Apalagi, Indonesia adalah negara besar dengan total produksi sawit cukup banyak. "Kita ingin petani sejahtera," katanya.

Untuk diketahui, pertemuan ini dihadiri perwakilan dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), dan PT. SMART Tbk. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kementan Rangkul Wageningen University Research untuk Rancang Proyek Sayuran


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler