Kemesraan PDIP-Gerindra Bersemi Kembali, Pilpres 2024 Usung Sandi?

Senin, 27 Januari 2020 – 13:38 WIB
Muhammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani mengapit Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Adi Prayitno memprediksi PDI Perjuangan dan Partai Gerindra berpeluang mengusung Sandiaga Uno sebagai kandidat presiden di Pilpres 2024 mendatang.

Adi menyatakan pandangannya melihat perkembangan politik yang mengemuka akhir-akhir ini.

BACA JUGA: Hanya Sandi Bisa Imbangi Laju Anies di Pilpres 2024

Mulai dari Sandi yang kembali bergabung ke Gerindra, elektoral mantan calon wakil presiden 2019 itu yang cenderung stabil di atas sejumlah kepala daerah, serta hubungan PDIP dan Gerindra yang kembali harmonis.

"Saya kira PDIP dan Gerindra berpeluang memunculkan nama Sandi, apalagi melihat kemesraan petinggi kedua partai dengan pemerintah belakangan ini," ujar Adi kepada jpnn.com, Senin (27/1).

BACA JUGA: Fadli Zon Akui Modal Politik Bang Sandi Cukup Tinggi, Isyarat nih?

Indikasi lain, kata direktur eksekutif Parameter Politik Indonesia ini, Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN Budi Gunawan juga menyebut nama Sandi sebagai tokoh potensial di Pilpres 2024, beberapa waktu lalu.

Meski disampaikan secara bercanda, Adi meyakini ada muatan politis di balik pernyataan Jokowi dan BG tersebut.

BACA JUGA: Pendukung Anies Baswedan Dinilai Lebih Pintar Memilih Narasi

Menurut dosen di Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta ini, Jokowi dan BG memang bukan pemimpin di PDIP. Namun, keduanya tokoh berpengaruh yang sangat dekat dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Sementara di Gerindra, Sandi dinilai punya hubungan yang sangat dekat dengan Ketua Umum Prabowo Subianto. Terbukti, Prabowo lebih memilih berpasangan dengan Sandi di Pilpres 2019 lalu, daripada tokoh politik lain.

Artinya, Prabowo dan Gerindra melihat Sandi merupakan tokoh muda yang sangat potensial.

Faktor lain, Adi menilai PDIP juga terkesan senang dengan masuknya Prabowo dan Ketua Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo ke dalam kabinet Indonesia Maju 2019. Hal tersebut menunjukkan hubungan mesra kedua partai kembali terjalin.

"Semacam persahabatan yang bersemi kembali. Harus diakui, dulu PDIP dan Gerindra ini teman mesra, ada tautan romantisme yang tidak bisa diputus begitu saja. Sangat terlihat sekali kemesraan mereka," pungkas Adi. (gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler