Kemhan Kirim Bantuan dan Perbantukan Pesawat Hercules C-130 untuk Turki

Kamis, 16 Februari 2023 – 17:40 WIB
Misi bantuan kemanusiaan gelombang pertama yang disediakan Indonesia bagi korban gempa Turki tiba di Ankara pada Minggu (12/2). Foto: Dok Kemhan

jpnn.com, ANKARA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah melepas misi bantuan kemanusiaan gelombang pertama yang disediakan Indonesia bagi korban gempa di Turki, Sabtu (11/02) lalu.

Bantuan barang dan personel tersebut diangkut menggunakan pesawat Hercules C-130 TNI AU.

BACA JUGA: Motor Listrik Militer E-Tactical Sergap Resmi Raih Sertifikasi dari Puslaik Kemhan

Kepala Biro Humas Kemhan, Kolonel Inf. Edwin Adrian Sumantha mengatakan pesawat itu tiba di Turki pada Minggu (12/2) dengan selamat.

Menhan Prabowo kemudian memerintahkan agar pesawat Hercules C-130 TNI AU tersebut untuk sementara waktu diperbantukan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD).

BACA JUGA: WN Amerika jadi Tersangka Korupsi Satelit Kemhan, Siapa Dia?

Pesawat yang memiliki daya angkut 10 ton tersebut diperbantukan kepada pihak Turki hingga 20 Februari 2023.

“Alhamdulillah kegiatan yang dilakukan mulai dari keberangkatan sampai dengan aktivitas perbantuan berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

BACA JUGA: Lanjutkan Pembahasan Anggaran Kemhan/TNI 2023, Komisi I: Tinggal Disetujui

Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal mengucapkan terima kasih kepada Kemhan RI yang telah memberikan pesawat tersebut untuk diperbantukan.

“Bapak Menhan RI yang memberikan perintah agar pesawat Hercules dan kru tersebut diperbantukan kepada pihak Turki untuk penanggulangan bencana. Beliau paham bahwa dalam situasi seperti ini masalah supply logistik menjadi sangat kritis. Oleh karena itu beliau ingin Indonesia bisa membantu," ujar Dubes Lalu.

Sampai dengan Selasa (14/2) pesawat Hercules C-130 TNI AU telah melaksanakan pendistribusian bantuan logistik ke Bandara Kahramanmaras sebanyak 2 tahap pengiriman. Tahap pertama dengan total 7.5 ton berupa pakaian semua umur, selimut, bed cover dan perlengkapan mandi dan sanitasi.

Tahap kedua pesawat tersebut membawa bahan logistik dengan berat total 8.5 ton yang terdiri dari kasur, bantal, selimut, scraf dan makanan. Saat kembali dari Bandara Kahmaranmaras, pesawat angkut TNI AU tersebut turut membawa 30 orang, termasuk bayi berumur 3 bulan, yang terdampak bencana menuju ke Ankara.

“Pihak Turki sangat berterima kasih. Indonesia adalah satu-satunya negara yang meminjamkan pesawat angkut kepada Pemerintah Turki,” imbuh Dubes Iqbal.

Selama di Turki, pesawat TNI tersebut akan berbasis di Lanud Militer Turki Estimesgut, Ankara.(dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler