Kena Stroke dan Leukimia, Siswa SMK Tidak Ikut UN

Selasa, 16 April 2013 – 08:12 WIB
BANYUMAS-Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA/SMK pada hari pertama di wilayah Banyumas bagian barat,  berjalan lancar, Senin (15/4). Aparat kepolisian yang mengawal distribusi soal dan pengamanan di tiap sekolah disiagakan sejak pagi hari.

Kepala SMK Ma"arif NU 1 Cilongok, Imam Nawawi mengatakan, berdasarkan hasil pantauan di sekolahnya, pelaksanaan UN  hari pertama berjalan dengan lancar.  "Semuanya berjalan lancar sesuai dengan yang kita harapkan bersama,"katanya.

Namun menurut Imam, di SMK tersebut, ada satu peserta dari  186 peserta yang terdaftar sebagai peserta UN  terpaksa tidak bisa mengikuti ujian karena sedang menjalani  perawatan di rumah sakit. Siswa yang bernama Dewi Anugrah Setianingsih kelas XII jurusan Akutansi 2 itu menderita sakit komplikasi leukimia dan stroke.

"Kami sudah memberikan tempat untuk mengikuti ujian di rumah sakit. Namun berhubung kondisi siswa  tidak bisa mengerjakan,  kami usulkan untuk mengikuti ujian susulan. Semoga siswa kami ini cepat sembuh dan bisa konsentrasi untuk mempersiapkan ujian susulan,"jelas Imam.

Di Kecamatan Ajibarang, dari enam sekolah menengah atas dan kejuruan, tiga siswa di  SMKM 2 Ajibarang  tidak ikut UN karena keluar dan sakit. "Satu siswa keluar, sedang dua tidak mengikuti karena sakit. Jumlah total yang terdaftar 220 anak, yang hadir hanya 217 siswa,"jelas Kepala SMKM 2 Ajibarang, Imron Witikno.

Kapolsek Ajibarang, AKP Agus Bowo Astoto yang memantau UN mengatakan, seluruh personil Polsek  mengawal distribusi soal dan penjagaan di tiap sekolah. Dari pantauan tersebut, hari pertama UN berjalan kondusif. "Dua SMA dan empat SMK seluruhnya berjalan lancar dan kondusif. Ini menjadi harapan kami untuk seterusnya bisa seperti ini,"katanya. (gus/din)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pilih Menikah, 7 Siswi Di Pidie Jaya Tidak Ikut UN

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler